Sejak diketahuinya Mawardi dan istri positif covid-19 pada 23/6-20, telah 6 gelombang uji swab dilakukan.Sampai uji swab gelombang ke 5( 30/7), jumlah positif bertambah 3 orang menjadi 30 orang.Sedangkan pada swab gelombang terakhir yang hasilnya keluar tadi pagi, pasien sembuh 2 orang. Hingga kini warga positif covid tersisa 3 orang dan total sembuh 27 orang.
Simak : Periksa Ban Belakang, Knek Bus ALS Tewas Tergilas
Seperti diberitakan Spiritsumbar.com sebelumnya, Mawardi diketahui OTG ( orang tanpa gelaja) setelah menjalani uji swab bersama istrinya Agus Nilra yang mengeluhkan sakit di bagian tenggorokan. (Baca : Dokter Dermawan Itu Terserang Covid-19)
Agusnilra yang berstatus PDP masih menjalani perawatan di RSUD Padang panjang. Ketika dihubungi beberapa waktu lalu Mawardi menjelaskan keadaan istrinya baik baik saja.
Simak : Sekdako Sonny; Surat Domisili Untuk PPDB Tidak Sesuai Fakta Harus Dicabut
Lantas, dari mana mereka tertular? Semula ada dugaan dari bejibunya pasien yang datang berobat ke kliniknya di kawasan Kampung Jambak. Atau dari acara khitanan massal yang digelar BasNas selama 5 hari berturut.Tapi itu disangkal Mawardi. Sebab, selama melakukan praktek dokter dan khitanan massal, dia selalu pakai APD lengkap, bahkan pakai baju hasmad. Mawardi, dokter yang tidak mematok bayaran berobat bagi kaum duafa ini bingung ketika ditanya. Mungkin karena OTG tidak sadar dirinya terkonfirmasi covid-19 jika tidak menjalani swab.