Positif Virus Corona di Sumbar Bakal Bertambah, Ini Potensinya

oleh

Gubernur tidak bersedia menyebutkan riwayat perjalanan pasien yang berkemungkinan menjadi awal mula penularan Covid-19. Menurut Irwan, informasi itu sensitif dan khawatir mengganggu hak privasi pasien. Tim terpadu saat ini sedang menelusuri riwayat perjalanan dan kontak pasien.

Baca : Kota Payakumbuh Berlakukan Lockdown

Irwan menambahkan, pada Jumat sore, jumlah pasien positif Covid-19 di Sumbar berpotensi bertambah. Saat ini, ada satu pasien yang sampelnya tengah dicek ulang di laboratorium Universitas Andalas untuk semakin memastikan hasilnya positif atau negatif.

Irwan menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumbar sudah mendapatkan izin dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan untuk menyampaikan data status pasien Covid-19 sesuai waktu nyata (real time).

Baca : Adik Mahasiswa Dharmasraya Pulang dari Bogor Juga Dirujuk ke M. Djamil Padang

Data berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Universitas Andalas, salah satu jejaring Badan Litbangkes. ”Mulai Kamis (26/3/2020), kami tidak perlu lagi kirim sampel ke Badan Litbangkes di Jakarta. Cukup kirim ke laboratorium Universitas Andalas. (Hasil pengujian di laboratorium Unand) itu yang menjadi data. Data di Jakarta menyesuaikan data dari sini,” ujarnya.

Menarik dibaca