Beranda - Covid19 - Adik Mahasiswa Dharmasraya Pulang dari Bogor Juga Dirujuk ke M. Djamil Padang
Warga Dharmasraya yang berstatus PDP Virus Corona dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang (foto Eko/Spirit Sumbar)
Warga Dharmasraya yang berstatus PDP Virus Corona dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang (foto Eko/Spirit Sumbar)

Adik Mahasiswa Dharmasraya Pulang dari Bogor Juga Dirujuk ke M. Djamil Padang

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Dharmasraya – Seorang warga Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona dirujuk ke RSUP M Djamil di Kota Padang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Pasien memiliki keluhan sesak nafas. Maka, sesuai saran rumah sakit rujukan apabila ada hasil lab dan rontgen yang mendukung maka pasien dapat dirujuk,” kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Dharmasraya Rahmadian di Pulau Punjung, Jumat (27/3/2020)

Ia mengatakan pesien tersbut berusia 9 tahun,  merupakan adik kandung dari mahasiswi yang pulang dari Bogor yang sebelumnya sempat dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.


Artikel Lainnya

loading…


“Mahasiswi berusia 20 tahun yang mengalami gejala sesak nafas dan sakit tenggorokan itu akhirnya dipulangkan dari RSUP M Djamil karena hanya PDP kategori ringan. Kemudian anak tersebut tidak memiliki riwayat kembali dari daerah terjangkit, namun memiliki riwayat sakit jantung sejak kecil. Pasien sebelumnya juga sudah dilakukan observasi di RSUD Sungai Dareh,” ujarnya.

Baca : Pulang dari Bogor, Mahasiswa Asal Dharmasraya PDP Virus Corona

Kepala Dinas kesehatan Dharmasraya Rahmadian mengatakan hingga Jumat (27/3/2020) jumlah warga yang masuk dalam kategori Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (PPT) mencapai 596 orang. Jumlah ini  meningkat dari data pada Rabu (25/3) hanya 464 orang. “Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 38 orang, meningkat dari sebelumnya 36 orang,” kata dia.

Sementara terkait telah adanya pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumatera Barat, ia menghimbau masyarakat untuk tidak panik, namun harus tetap waspada.  “Secara ilmu kesehatan penyakit ini dapat disembuhkan. Karena umur virusnya itu hanya 14 hari. Ketakutan yang berlebihan akan membuat daya tubuh lemah dan stres sehingga virus lebih mudah masuk,” tegasnya.

Baca : Pandemi Corona, Libur Sekolah di Kota Padang Diperpanjang

Ia mengimbau masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan bijak dalam menanggapi isu yang beredar di masyarakat. “Selain itu masyarakat juga dapat melakukan penyemprotan desinfektan secara mandiri menggunakan antiseptik yang mudah diperoleh seperti cairan pel, clori atau pemutih yang diencerkan,” tambah dia. (eko)



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Haul ke - 4, Husni Kamil Manik yang digelar GPII Sumbar

Husni Kamil Manik Terbilang Orang Beruntung

Sementara, Eka Vidya Putra mengisahkan perjalanan aktivis kemahasiswaan HKM. Dimulai dari momen jadi santri di ...