Senin , 28 September 2020
Beranda - Covid19 - Zona Hijau Pasbar Ternoda, 2 ASN Dinyatakan Positif Covid-19

Zona Hijau Pasbar Ternoda, 2 ASN Dinyatakan Positif Covid-19

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Pasaman Barat – Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dinyatakan positif terpapar covid-19. Pasien yang berinisial “SP dan CB” merupakan pasangan suami istri diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Bupati Pasaman Barat H. Yulianto selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di dampingi unsur Forkopimda Pasaman Barat saat konfrensi pers di Media Center Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat  (7/8/2020) membenarkan informasi tersebut bahwa ada dua orang ASN terpapar Covid-19 yang merupakan kasus baru di Kabupaten Pasaman Barat setelah berada di zona hijau beberapa bulan lalu.

“Kondisi kedua pasien positif Covid-19, saat ini masih stabil, dan besok Sabtu, (8/8/2020) akan dilakukan tes swab secara massal di lokasi Perkantoran tempat pasien bekerja,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan, Pasca dinyatakan Positif Covid 19 berdasarkan hasil Pemeriksaan Laboratorium Unand, dua orang ASN Pemkab Pasaman Barat tersebut rencananya akan dibawa ke Kota Padang untuk penanganan dan menjalani isolasi, dan saat ini Satgas Covid 19 Pasaman Barat terus melakukan tracking.

“Hasil tracking pada Jumat sore, sementara ini terdapat sebanyak 90 orang yang pernah kontak dengan dua orang pasien positif Covid- 19″,  ujarnya.

Bupati Pasbar H. Yulianto juga mengimbau, kepada ASN Pemkab Pasaman Barat dan masyarakat yang pernah kontak dengan Kedua pasien positif Covid-19, diharapkan untuk segera melapor kepada Satgas Covid-19 Pasaman Barat, sehingga bisa dilakukan pengujian tes swab yang akan dilaksanakan secara massal di Kantor Bappeda Kabupaten Pasaman Barat.

“Kepada seluruh masyarakat, untuk tetap tenang dan tidak panik, serta mematuih protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan hindari berpergian ke Daerah pandemi Covid 19,”harapnya

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pameran Bunga Bonsai Pikat Masyarakat Dharmasraya

SPIRITSUMBAR.COM, Dharmasraya – Untuk melestarikan dan menambah pengasilan di masa pandemi covid 19, Ikatan Pencinta ...