Kamis , 23 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Wow, Urus Merek Dagang Sekarang di Legal Expo Mumpung Gratis
Pembukaan legal expo sumbar (foto Falsanar - Spirit Sumbar)
Pembukaan legal expo sumbar (foto Falsanar - Spirit Sumbar)

Wow, Urus Merek Dagang Sekarang di Legal Expo Mumpung Gratis

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Barat, akan mempermudah masyarakat untuk mendaftarkan merek dagangnya, agar karya ciptanya terdaftar dan diakui secara hukum.

“Kita sedang gencar melakukan sosialisasi hukum kepada masyarakat, terutama dalam pengurusan merek dagang, karena selama ini masih diabaikan oleh pemilik karya cipta,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Ansaruddin dalam kegiatan Legal Expo yang digelar di Hotel Bumiminang, Padang, Selasa, (26/7/2016).

Ia mengatakan selama ini masih banyak hasil karya cipta warga yang belum terdaftar secara hukum, bahkan banyak hasil karya itu diambil oleh pihak lain.

Dalam kegiatanLegal Expo ini Kemenkumham memfasilitasi warga yang ingin melegalkan merek dagang mereka. “Di sini warga tidak perlu menghabiskan banyak uang seperti yang sudah sudah,” kata dia.

Menurutnya, Legal Expo ini bertujuan memberikan pandangan kepada masyarakat tentang hukum. “Kita memberikan pembangunan tentang hukum kepada masyarakat agar masyarakat tahu hak dan kewajiban mereka dalam hukum. Karena, selama ini wajah hukum itu terkesan angker di mata masyarakat, karena mereka hanya tahu sisi penegakan hukum saja,” ujarnya.

Selain menampilkan produk-produk UMKM, dalam kegiatan ini juga akan diberikan penyuluhan dan konsultasi hukum gratis.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kemenkumham RI, Enny Nurbaningsih mengapresiasi kegiatan Legal Expo yang dilakukan di Padang, Sumbar.

Ia mengatakan, pendaftaran merek dagang merupakan instruksi dari Presiden RI Joko Widodo agar masyarakat dipermudah dalam pengurusan, serta menata semua merek yang bertujuan untuk memaksimalkan peningkatan ekonomi masyarakat.

Ke depan akan ada Undang-undang desain industri yang bertujuan melindungi hak paten yang dimiliki masyarakat. Langkah yang dilakukan seperti memberikan pelayanan dan tidak berbelit-belit, kemudahan diberikan terhadap masyarakat yang mendaftarkan merek dagangnya.

Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Badan Ekonomi Kreatif RI, Ari Juliano Gema mengatakan siap memberikan kemudahan kepada masyarakat yang memiliki hak cipta. “Kita menargetkan 1000 pengusaha kecil menengah mendaftarkan merek dagang mereka yang diberikan secara gratis,” ujar dia.

Biasanya pendaftaran merek dagang dikenakan biaya sebesar Rp1 juta per merek. Saat ini dengan program baru diberikan kemudahan teknis dan biayanya gratis.

Selain menampilkan produk-produk UMKM, dalam kegiatan ini juga akan diberikan penyuluhan dan konsultasi hukum gratis.

Salah seorang pelaku UMKM tenunan songket  Minangkabau Ananda (40), yang mengawali usaha batik khas Canduang Agam ini juga akan mengurus HKI atau hak cipta yang di mudahkan melalui (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Barat.

FALSANAR

Cover The Public (terbit tiap Senin)
Cover The Public (terbit tiap Senin)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bupati Pessel : Keterbukaan Informasi Tak Bisa Ditawar

SPIRITSUMBAR.com, Painan – Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, membuka acara bimbingan teknis (Bimtek) pemeringkatan ...