Minggu , 26 September 2021
Depan - Headline - Wow, Pertarungan BK versus Ketua DPRD Padang Makin Panas
Diskusi pemberhentian Ketua DPRD Padang
Diskusi pemberhentian Ketua DPRD Padang

Wow, Pertarungan BK versus Ketua DPRD Padang Makin Panas

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Walau baru sebatas Isu atas sanksi yang dijatuhkan Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang terhadap Ketua DPRD Padang, H. Erisman namun kondisi semakin panas. Apalagi, pihak BK baru menyampaikan sanksi tersebut dihadapan rapat paripurna pasca lebaran, namun, publik telah terlebih dahulu tahu.

Baca: Ada Apa, Pekat IB Sumbar Demo Mantan Ketuanya

Putusan itu seperti sengaja dibocorkan dihadapan publik agar bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Bahkan, begitu Badan Musyawarah (bamus) DPRD Padang menjadwalkan pelaksanaan rapat paripurna penyampaian putusan BK, besoknya sudah disambut dengan demo pro dan kontra. Tragisnya, belum lagi bamus melaksanakan rapat, salah satu media online juga telah mendapat informasi dari BK atas jenis sanksi yang dijatuhkan terhadap Erisman.

Jadilah putusan BK tersebut seperti kuda liar yang menerjang tanpa arah lantaran menimbulkan persepsi yang beragam. Beberapa pengamat juga menilai, putusan tersebut seperti semacam pembenaran. Sebagaimana yang dikemukakan Sekretaris Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi Fisipol Unand, Dalmenda. “Kita harus mencari kebenaran atas putusan BK DPRD Padang,” ujarnya dalam diskusi beberapa waktu lalu.

Baca: Pemberhentian Erisman, Daldamenda: Mengungkap Kebenaran

Hal sama juga dikatakan Dosen Hukum Tata Negara Unand, Dr. Yuslim. Menurutnya perlu analisa prosedural atas putusan yang dijatuhkan BK DPRD Padang atas Erisman. “Perlu ada kajian hukum atas putusan tersebut dari analisa prosedural,” ujarnya.

Baca: Pemberhentian Erisman, Yuslim: Perlu Analisa Prosedural

Menariknya, belum lagi rapat paripurna penyampaian putusan BK terlaksana, Bamus juga sudah mengagendakan pemberhentian Erisman sebagai Ketua DPRD Padang. Dari informasi yang diperoleh, rapat bamus itu sendiri berlangsung alot, karena adanya pro dan kontra terhadap agenda rapat paripurna tersebut.

Erisman sendiri kaget atas pergantian tersebut, lantaran sampai saat ini  dia belum menerima surat penggantian dirinya dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

“Kalau memang ada surat dari DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat dan DPP terkait pergantian saya, pastinya saya mendapatkan tembusannya. Karena saya yang menyangkut objek dari surat itu,” ujarnya.

Dia malahan menilai aneh, lantaran ada pihak-pihak yangmenyebutkan sudah ada surat dari DPP tentang penggantiannya. “Kalau memang ada surat tersebut, tolong tunjukkan saja ke publik secara terang benderang dan tidak perlu mengklaim.  Saya akan sami’na waato’na atau tunduk kepada DPP,” ujarnya.

Bicara tentang perlawanan melalui  PTUN ujarnya, terkait putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang. “Ini hak saya yang merasa dizalimi, karena  ada yang tidak benar dengan putusan tersebut. yang saya permasalahkan adalah BK dan keputusannya tersebut. Bukan melawan DPP,” jelasnya.

Dia meyakini, jabatan adalah amanah yang setiap saat yang bisa diambil oleh yang memberi. “Namun, melawan kesewenang-wenangan adalah suatu kewajiban yang harus dijalankan,” ujarnya usai diskusi bersama penasehat hukum, wakil 8 DPAC Partai Gerindara se Kota Padang, wartawan dan undangan lainnya.

DATUAK

The Public (terbit tiap Senin)

Mereka menikmati sajian The Public dan Berita Online SpiritSumbar
Mereka menikmati sajian The Public dan Berita Online SpiritSumbar

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...