Minggu , 26 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Webinar TOP BUMD, Walikota Padang Beberkan Strategi Majukan Perumda AM
Hendri Septa
Hendri Septa

Webinar TOP BUMD, Walikota Padang Beberkan Strategi Majukan Perumda AM

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Selaku Pembina pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang, Wali Kota Padang Hendri Septa membeberkan kiat-kiat yang telah dilakukan, sehingga salah satu BUMD yang dibinanya tersebut meraih prestasi dan termasuk sebagai salah satu kandidat pemenang TOP BUMD Awards 2021.

Hal itu disampaikan Wali Kota Padang dalam presentasinya pada acara Webinar TOP BUMD 2021 yang diikutinya secara virtual dari kediaman resminya, Kamis (29/7/2021).

Diketahui, kegiatan tersebut digelar oleh Majalah Top Business dengan tema “Membangun Kinerja dan Layanan BUMD Tetap Produktif di Masa Pandemi Covid-19”.

Webinar yang dihadiri sekitar 300 peserta ini merupakan rangkaian kegiatan TOP BUMD Awards 2021 yang puncak acaranya bakal digelar pada 19 Agustus 2021.

Kegiatan Sharing Forum dan Pembelajaran BUMD ini pun diawali dengan sambutan dari Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2021 yang juga Pemred Top Business, Mohammad Lutfi Handayani, MBA. Kemudian dilanjutkan dengan ‘sharing session’ yang dibagi dalam tiga sesi dengan menghadirkan beberapa pembicara termasuk Walikota Hendri Septa.

Wali Kota Hendri Septa mengatakan, sejak dirinya dilantik sebagai Wali Kota Padang defenitif tanggal 7 April 2021 lalu, ia telah bertekad untuk bekerja ekstra dalam menjalankan program pembangunan di Kota Padang.

“Memang saya sudah punya rancangan-rancangan untuk kemajuan Perumda AM yang nantinya juga diperbantukan oleh para direksi Perumda AM Kota Padang. Yaitu bagaimana nantinya bisa meningkatkan kapasitas Perumda AM untuk bisa lebih maju lagi tentunya,” tutur Wako Hendri didampingi Dirut Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal saat itu.

Selanjutnya ia pun memaparkan seputar kondisi dan strategi yang telah dan akan diterapkan dalam memajukan dan meningkatkan kinerja BUMD di Kota Padang, salah satunya Perumda AM.

“Alhamdulillah, kita di Perumda AM Kota Padang saat ini secara teknis telah mampu melayani 92,57 persen dari jumlah penduduk Kota Padang yang berjumlah 900 ribu lebih. Dimana cakupan layanannya berada di kisaran 61,53 persen. Dengan itu Perumda AM Kota Padang mendapatkan jumlah pelanggan 111.084 rumah yang ada di Kota Padang,” sebutnya.

Ditambahkan wako, begitu juga terkait kapasitas produksi Perumda AM Kota Padang, yakni mencapai 1.500 liter per detik dengan panjang pipa distribusi dan transmisi air 2,1 juta meter. Sementara pemakaian air di kisaran 24 kubik per bulan dan jumlah pipa sebanyak 11 unit dengan 3 sumur bor.

“Dengan keterbatasan produksi yang ada kita terus berusaha melayani masyarakat Kota Padang secara keseluruhan terkait kebutuhan air minum dengan baik,” tambahnya.

Adapun papar Hendri, sekaitan strategi dalam meningkatkan kinerja BUMD dalam dinamika politik dan otonomi daerah, pertama yang telah dilakukan yaitu membuat Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2013 dan juga Perda No. 7 Tahun 2018 tentang Penyertaan Modal Pemko Padang.

“Realisasi dari penyertaan modal tersebut dari tahun ke tahun dimulai sejak 2016 terus meningkat. Hal ini berdasarkan kesepakatan Pemko Padang bersama DPRD Kota Padang. Alhamdulillah kita juga didukung investasi dari Bank Nagari sebesar Rp23 miliar untuk digunakan dalam perbaikan sarana-prasarana dan hal terkait lainnya yang dibutuhkan.”

“Di samping itu kita juga membentuk dewan pengawas yang tugasnya melakukan pengawasan, pengendalian dan pembinan terhadap pengurusan perbaikan dan pengembangan Perumda AM Kota Padang terkait pengangkatan direksi mengenai program kerjanya serta rencana perubahan status kekayaan Perumda AM.

Kemudian rencana pinjaman dan ikatan hukum dari pihak lain serta menerima, memeriksa dan menandatangani laporan triwulan dan tahunan. Demikian beberapa poin yang bisa saya sampaikan,” tukas wali kota menguraikan. (Dv/Adygamb/BT/Prokompim Pdg)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Cabor Gantole, Sumbar Unggul 2 Ronde di Kategori Ketepatan Mendarat

SPIRITSUMBAR. com, – Sempat tertunda karena cuaca buruk pada pertandingan awal cabang olahraga (Cabor) Gantole ...