Beranda - Berita Pilihan - Warga Positif Covid-19 di Kota Kecil Padang Panjang Capai 30 Orang
Walikota Padang Panjang, Fadly Amran
Walikota Padang Panjang, Fadly Amran

Warga Positif Covid-19 di Kota Kecil Padang Panjang Capai 30 Orang

Print Friendly, PDF & Email

Padang Panjang, Spiritsumbar.com,–  Hingga  Sabtu, (4/7/20), jumlah warga Kota Padang Panjang, Sumatera Barat,  terserang covid-19 bertambah dari 29   menjadi 30 orang. Sebanyak 25 orang dinyatakan sembuh di masa PSBB, sisanya tengah menjalani isolasi.

Senada pernyataan Kadis Kominfo, Ampera Salim, Kepala DKK Kota Padang Panjang, Nuryanuwar, mengatakan, RM, pria berusia 36 tahun  warga Bukit Surungan yang merupakan  pasien covid ke-30,  yang diketahui positif  Jumad tengah malam, 3/7,  masih hasil tracking dokter Mawardi yang kini  menjalani isolasi di RSUD kota itu.

RM sendiri menjalani uji swab gelombang terakhir bersama 20 orang lainnya pada 30/7 lalu. Semula hasilnya  inconclusive (tidak jelas), setelah pengulangan uji swab diketahui positif.



Ditambahkan Nuryanuwar, atas pengembangan kasus Mawardi telah dilakukan 5 gelombang uji swab, totalnya   241 orang, dengan perincian, 23 Juni, (86 orang), 24 Juni (89 orang), 25 Juni (68 orang), 26 Juni (66 orang), terakhir 30 Juni (21 orang).

Yang positif terdapat pada uji swab gelombang pertama, itu menimpa 2 asisten praktek mandiri dokter Mawardi  dan 1 orang lagi, RM, yang ikut uji swab gelombang terakhir. Selebihnya diketahui negatif covid.

Simak :

Dengan bertambahnya jumlah warga positif covid di Padang Panjang, kota  terkecil ketiga (23 km2) setelah Kota Mojokerto, Jawa Timur (16  km2) dan Kota Bogor, Jawa Barat (21 km2), terbukti belum bebas dari virus corona yang  membuat jutaan orang di dunia terpapar.

Karena itu, Walikota Fadly Amran melalui tim PPVC tak henti-hentinya menghimbau warga agar menerapkan pola hidup sesuai protokol kesehatan covid-19 dengan memakai masker bila keluar ruangan, menjaga jarak aman minimal 1 meter, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, makan cukup gizi dan olahraga untuk menaikkan imun tubuh.



Dari hasil pengamatan Spiritsumbar di lapangan, himbauan, saran, dan edukasi yang diberikan terlalu minim diterapkan masyarakat. Itu tampak begitu banyak  pedagang serta pengunjung pasar, terminal, dan tempat keramaian lainnya,yang tidak memakai masker. Kalaupun membawa masker letaknya di dagu.

Ketidak taatan memakai masker inilah yang sangat dicemaskan  dokter spesialis paru RSUD Padang Panjang, Yeni Muchtar. Sarannya, Pemko dan tim bekerja keras lagi untuk menyadarkan masyarakat agar taat aturan. Tidak ada salahnya warga  yang melanggar protokol kesehatan covid diberi sanksi, kata Yeni, orang pertama yang menangani pasien covid-19 di RSUD Padang Panjang kepada The Public (grup Spiritsumbar.com) beberapa waktu lalu.

Soal sanksi, secara terpisah Walikota Padang Panjang, Fadly Amran, kepada Spiritsumbar mengatakan belum bisa menerapkannya dengan Perwako yang ada sekarang karena kurang kuat untuk menjatuhkan sanksi pada pelanggar protocol kesehatan covid-19. Karena itu sesegera mungkin akan membuat peraturan daerah (Perdanya). (Yetti Harni)

Tip & Trik

loading…


<<< Sebelumnya

Selanjutnya>>>



Tentang Yetti Harni

mm

Baca Juga

Cegah Penyebaran Covid-19, Kapolres Dharmasraya Kerahkan Personel

Spiritsumbar.com, Dharmasraya – Fase Adaptasi Kebiasaan Baru ini Polres Dharmasraya terus berikan dukungan kepada pemerintah dalam ...