Selasa , 21 September 2021
Depan - Headline - Walikota Padang Sindir Gamer Pokemon Go
Candu permainan pokemon terus menjalar ke berbagai pelosok (foto int)
Candu permainan pokemon terus menjalar ke berbagai pelosok (foto int)

Walikota Padang Sindir Gamer Pokemon Go

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Demam permainan game Pokemon Go telah mewabah hingga ke penjuru dunia. Tak terkecuali di Padang, permainan ini benar-benar mengalihkan pandangan hampir setiap orang. Ada pula yang harus rela menghentikan pekerjaannya demi permainan yang satu itu.

Permainan  Pokemon Go  yang dikembangkan Nintendo, Pokemon Corps dan Niantic Labs ini telah banyak memakan korban. Bahkan ada yang mengalami kecelakaan karena permainan ini.

Walikota Padang, H. Mahyeldi menanggapi permainan  Pokemon Go yang juga telah melanda warga Kota Padang. Walikota menilai,  game Pokemon Go merupakan permainan yang cukup membahayakan. “Pokemon Go merupakan permainan yang merusak, membahayakan dan melalaikan,” tutur Mahyeldi, Kamis (21/7/2016).

Walikota mengimbau kepada seluruh warganya agar tidak terpengaruh dengan permainan yang telah menghabiskan waktu dan tenaga itu. Menurut Mahyeldi, masih banyak tugas yang mesti dilakukan untuk kemajuan bangsa.

“Masih banyak tugas yang mesti dilakukan untuk bangsa ini. Kemiskinan masih tinggi, permasalahan narkoba, kualitas SDM yang masih rendah, kualitas produk kita yang belum mampu bersaing, maka itu tak ada waktu untuk bermain-main,” tutur walikota.

Mahyeldi mengajak warganya untuk menyibukkan diri kepada hal yang positif dan mempersempit ruang negatif. “Hal ini mesti dijawab dengan kerja ikhlas, kerja cerdas dan kerja keras. Kewajiban kita lebih banyak dari waktu kita,” sebutnya.

Sementara itu, Menteri PAN-RB RI, Yuddy Chrisnandi telah mengeluarkan Surat Edaran larangan bermain game virtual berbasis GPS di lingkungan instansi pemerintah. Larangan yang terbit 20 Juli 2016 ini bernomor: B/2555/M.PANRB/07/2016.

Dalam SE larangan yang ditujukan kepada instansi pemerintah di seluruh Indonesia ini bertujuan sebagai bentuk kewaspadaan nasional dan mengantisipasi timbulnya potensi kerawanan di bidang keamanan dan kerahasiaan instalasi pemerintah. Selain itu juga untuk menjaga produktifitas dan disiplin ASN

DATUAK

 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kejar Target, Vaksinasi Sasar SMAN 6 Sijunjung

SPIRITSUMBAR.com, Sijunjung – Polres Sijunjung dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, launching Gerai Vaksin tingkat sekolah ...