Minggu , 26 September 2021
Depan - Headline - Wahyu Manfaatkan Masa Reses ke Daerah Pemilihan
Reses Wahyu Iramana Putra
Reses Wahyu Iramana Putra

Wahyu Manfaatkan Masa Reses ke Daerah Pemilihan

Print Friendly, PDF & Email

Padang – Hujan tak membatasi antusiasisme masyarakat di daerah pemilihan Wahyu Iramana Putra, Wakil Ketua DPRD Kota Padang saat menggelar reses III masa sidang 2017.

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua konstituen yang berasal dari tiga kecamatan yakni, Nanggalo, Padang Barat dan Utara yang telah menghadiri agenda yang telah dijadwalkan oleh Badan Musyawarah (Bamus), Sabtu (25/11/2017).

Pada reses tersebut terungkap beberapa bantuan dari wakil rakyat tersebut, diantaranya 12 becak motor (betor) untuk tiga kelurahan, anggaran bantuan untuk majelis taqlim, dana bantuan UMKM, serta fasilitas bagi pos pemuda sebagai penunjang aktivitas.

Wahyu menyebutkan, beberapa lainnya akan dituntaskan di tahun ini. Walau masih ada beberapa belum tuntas akan tetapi akan disambungkan di 2018. Bahkan, direncanakan ditiap kelurahan atau kecamatan ada gapura pintu masuk kawasan kelurahan yang berbaur Islami, perencanaan kampung KB, pencanangan kelurahan sayang anak dan kampung anti narkoba. Berjalan dengan baik maka akan dideklarasikan tahun mendatang. Perjuangan tersebut bukan atas dasar pribadi akan tetapi atas masukan dan dukungan dari masyarakat untuk kemajuan kota dan kesejahteraan rakyat.

“Semuanya itu dapat terlaksana karena atas musyawarah mufakat dan sebagai wakil rakyat saya harus memperjuangkan aspirasi tersebut,” ujar Wahyu, yang juga menyampaikan bahwa sebagian dana pokok pikiran (pokir) dewan yang berasal darinya telah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, masyarakat nelayan dan organisasi pemuda dan keagamaan.

Ia berharap, masyarakat tetap memberikan kritik dan saran terhadapnya sebagai wakil rakyat. Walau demikian juga mengimbau agar pemuda dan tokoh serta ninik mamak untuk sama-sama menjaga daerah atau permukiman tempat tinggal aman, bebas dari hal berbaur negatif. “Mari kita jaga daerah kita dengan baik agar terhindar dari hal yang merusak generasi dan memberikan rasa aman, nyaman,” ungkapnya.

Wakil Walikota Padang Emzalmi saat menyambangi lokasi reses, ia menyampaikan kegiatan itu merupakan sarana yang sangat bagus untuk menmapung aspirasi masyarakat. Karena, tidak semua aspirasi masyarakat kota tertampung oleh pemerintah. “Legislatif merupakan penyeimbang kerja eksekutif,” ujar Emzalmi, saat memberikan sambutan hangat di hadapan masyarakat dari tiga kecamatan yakni, Nanggalo, Padang Utara dan Barat di Belanti.

Dikatakan reses tidak hanya menjemput aspirasi, akan tetapi menyampaikan akan tugas dan fungsi serta apa yang telah dilaksanakan wakil rakyat kepada konstentuennya. Tentu salah satunya adalah lewat pokok pikiran (pokir), yang menurutnya salah satu pola untuk mendorong pembangunan kota. Karena lewat pokir tersebut ada beberapa yang telah terakomodir, baik secara fisik serta lainnya. Itu pun direaliasikan secara langsung dan tadinya itu bisa berupa bantuan-bantuan yang langsung dari wakil rakyat.

“Tadi saya mendengar jika sebahagian telah terakomodir baik secara infrastruktur, hibah penunjang pendidikan, ekonomi serta keagamaaan, dan ini tentunya bermanfaat dan berharap terus dan terus ada,” ungkap Emzalmi.

Pokir menampung yang tercecer, dan telah dijelaskan kepada masyarakat katanya, untuk tahun mendatang bagi yang masih dibutuhkan masyarakat kesempatan disampaikan pada reses itu. Sehingga dapat teralokasikan. Misalnya diberi bantuan dalam bentuk mesin jahit dan itu dimanfaatkan langsung karena diserahkan langsung. Ketika dialokasikan di dinas bisa terpotong pajak. “Disini bedanya serta maksimal tiba di tangan masyarakat,” sebut Emzalmi.

Selain Wawako Padang, reses Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra juga dihadiri para tokoh, seperti Desri Ayunda, Kapolsek Padang Utara Kompol Zulkafde sekaligus ketua pemuda, perwakilan Dinas DLH dan Kadis UMKM dan Koperasi Kota Padang, camat dari tiga kecamatan serta lurah dan masyarakat yang berasal dari dapil.(Salih)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...