Beranda - Berita Pilihan - Wabah Corona Mendera, Pria Ini Malah Edarkan Narkoba
Pengedar narkoba dicokok aparat Polres Dharmasraya (foto eko - spirit sumbar)
Pengedar narkoba dicokok aparat Polres Dharmasraya (foto eko - spirit sumbar)

Wabah Corona Mendera, Pria Ini Malah Edarkan Narkoba

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Dharmasraya- Jajaran Satresnarkoba Polres Dharmasraya berhasil membekuk seorang laki-laki berinisial RR (30) warga Jorong Bukit Aman, Kenagarian Abai Siat kecamatan Koto besar Kabupaten Dharmasraya pada Rabu (13/5/2020) sekira pukul 18.00 Wib.

RR berhasil dibekuk aparat di pasar lama kenagarian Abai Siat saat hendak membali nasi. Dia diduga mengedarkan narkotika golongan 1 jenis sabu.

Petugas yang dipimpin oleh Kasat resnarkoba Polres Dharmasraya Iptu rajulan SH sempat melakukan aksi kejar-kejaran dengan tersangka karena berupaya melarikan diri namun hal ini dapat digagalkan oleh petugas dan berhasil membekuk tersangka.

Disaksikan oleh Kepala Jorong Ranah Pasar dan Jorong Bukit aman, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan 10 paket narkotika Golongan 1 jenis sabu siap edar yang terdiri dari 4 paket sedang dan 6 paket kecil.



Kemudian jajaran Satresnarkoba juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka dari hasil penggeledahan tersebut ditemukan satu pucuk senpi rakitan milik tersangka.

Dari pengakuan tersangka barang haram tersebut dibeli di daerah Pelayang Kabupaten Bungo Provinsi Jambi berikut dengan senpi rakitan yang dibeli tersangka seharga 200 ribu rupiah.

Kapolres Dharmasarya melaui Kasatresnarkoba Iptu Rajulan, SH menyampaikan bahwa kasus ini akan terus dikembangkan dan sudah melakukan koordinasi dengan Satreskrim terkait kepemilikan senjata api rakitan.

“Kita akan terus melakukan upaya pengembangan terkait pengungkapan Kasus narkoba ini, terkait kepemilikan senjata api rakitan oleh tersangka kami juga sudah melakukan koordinasi dengan satreskrim untuk melakukan pengembangan”  ujarnya

“ Pelaku di jerat dengan pasal 114 (1) Jo Pasa 112 (1) Undang-undang no 30 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara” terang Kasat. (eko)



Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Calon gubernur Sumbar Nasrul Abit berdialog dengan Niniek Mamak Nan Duo Puluah di Kantor KAN Indrapura, Sabtu, 28 November 2020

Ninik Mamak Indrapura : Malu Kalau Nasrul Abit Kalah di Pessel

SPIRITSUMBAR.COM, Pesisisr Selatan – Ninik Mamak Nan Duo Puluah, Kecamatan Indrapura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), ...