Untuk Pemko, Hanya Padang Panjang Raih Pin Emas dari Menkop UKM RI

oleh
Arpan, Kadis Perindagkop Padang Panjang
Arpan, Kadis Perindagkop Padang Panjang

Sejalan itu, Pemko dengan unit kerja terkait telah melakukan pendampingan ke sekitar 40 koperasi. Sebagian dari koperasi ini, seperti  diungkap terpisah oleh Kadis Perindakop setempat, Arpan, sudah pola syariah, meski belum 100%. Salah satu contohnya, KPN Balaikota, yang kini dipimpin oleh Winarno, S3 ekonomi Unand.

Melihat perkembangan itu pulalah pada 2020, Gubernur Sumbar (era) Irwan Prayitno, telah mencanangkan Padang Panjang sebagai Kota Koperasi Syariah. Bagi Padang Panjang sendiri launching koperasi syariah itu juga sejalan mengisi keberadaan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekah di bidang ekonomi.

Lebih jauh terkait perkembangan koperasi di Padang Panjang, Kabid Koperasi Dinas Perindagkop setempat, Rini, menyebut saat ini koperasi aktif di kota itu 45 buah, relatif banyak ukuran kota kecil 32 KM2. Sebagian besarnya dalam proses transisi dari manual ke syariah. Segi usaha, lebih banyak usaha simpan-pinjam.(jym/yet).–

Menarik dibaca