Depan - Headline - Ulama Sumbar Katakan Perang Terhadap Hoax

Ulama Sumbar Katakan Perang Terhadap Hoax

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Limapuluh Kota – Gencarnya penyebaran berita bohong atau Hoax beberapa waktu belakangan kian meresahkan. Kondisi tersebut jika dibiarkan, tentunya akan berdampak terhadap keutuhan masyarakat berbangsa dan bernegara.

Guna mengantisipasi penyebaran Hoax tersebut, kalangan ulama di sejumlah daerah di Sumbar, terus gencar menghimbau masyarakat dan umat untuk lebih cerdas dalam mengkonsumsi informasi yang beredar saat ini, terkhusus informasi yang tersebar cukup cepat di media sosial.

Guna mengantisipasi penyebarluasan informasi bohong tersebut, Ustadz Fitri Yadi Malin Parmanto, asal Limapuluh Kota terus gencar mengimbau masyarakat dan jemaahnya untuk tak terpengaruh oleh informasi yang tak jelas sumbernya.



Ia juga mendukung tindakan hukum yang dilaksanakan lembaga Kepolisian, dalam menyikapi banyaknya berbagai hoax karena sangat mengancam   persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya mendukung tindakan Kepolisian dalam melaksanakan proses pemeriksaan pada orang-orang yang melakukan hoax atau menyebar Isu, sehingga menyebabkan keresahan dikalangan masyarakat,” ulas ustadz Fitri Yadi.

Ditambahkannya, saat ini langkah yabg mesti lakukan umat adalah saling menjaga silaturahmi. Karena dengan silaturahmi yang erat, tentunya akan sulit bagi orang yang tak bertanggung jawab memecah belah umat.
Apalagi kehadiran Islama di bumi Allah, untuk Rahmad sekalian alam, atau membawa kedamaian

“Islam itu hadir untuk kemaslahatan dunia, bukan hanya untuk sesama muslim tapi juga untuk umat lainnya, artinya semua kita harus bisa menjaga hubungan baik, dengan tidak menyebar kebencian,” ujar pria asal Sarilamak kec. Harau kab. 50 kota ini

Fitri Yadi juga menegaskan, kalau ada sekelompok orang yang mengajak untuk membenci, itu perlu dipertanyakan ke-Islam-annya, karena tidak ada dalam Islam yang mengajarkan kebencian,semua mengajar rasa sayang dan cinta.

Karenanya, Fitri Yadi sangat mendukung Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan tindakan hukum, jika ada yang menyebar kebencian, dengan cara menyebar fitnah serta hoax, karena itu bukan hanya melanggar hukum negara, juga melanggar ajaran agama.

Ia juga menegaskan kembali, saatnya umat bersatu, cerdas dalam mencerna informasi dan tentunya tidak asal menyebar informasi yang tidak jelas sumbernya.(kmg)

Tip & Trik

loading…


Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Padang Lakukan Penyekatan PPKM dari RT Hingga Kelurahan

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV harus diimbangi dengan pengawasan ...