Beranda - Covid19 - Tip Sehat Berpuasa di Tengah Pandemi Virus Corona
Satria Wibawa
Satria Wibawa

Tip Sehat Berpuasa di Tengah Pandemi Virus Corona

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Pesisir Selatan – Meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19, masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan tetap melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1441 Hijriyah.

Kepala Dinas Kesehatan, dr.Satria Wibawa, memberikan beberapa saran pola makan kepada masyarakat, di Painan, Jumat (24/42020/) .

“Ditengah kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, menjaga pola makan sangat penting agar kesehatan masyarakat yang tengah melaksanakan ibadah puasa tetap terjaga. Karena berbagai penyakit akan mudah menyerang manusia jika pola makan kurang teratur,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman agar tidak terlalu berlebihan, karena kesehatan usus dan lambung sangat tergantung dengan pola makan dan minuman yang dikonsumsi dengan baik.



Menurutnya, selama berpuasa tentu saja terjadi perubahan jadwal makan. Khusus makan nasi, dari biasanya tiga kali sehari, kini hanya dua kali sehari yaitu saat buka dan sahur sedangkan pada siang hari terjadi kekosongan.

“Oleh karena itu, berupayalah menerapkan pola makan yang wajar dan tidak berlebihan supaya kesehatan selalu terjaga. Dengan menjaga pola makan, maka kesehatan lambung dan usus bisa terjaga serta dapat beradaptasi dengan kondisi puasa,” ucapnya.

Dikatakan, mengkonsumsi sayur dan buah segar serta berbuka dengan makanan dan minuman yang manis-manis sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan. Tujuannya agar kesehatan usus dan lambung tetap terjaga dengan baik.

“Kita harus mengatur pola makan. Makan atau minumlah dengan wajar dan jangan berlebihan, karena jika berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan, bahkan dapat menyebabkan gangguan kesehatan lambung dan usus,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat juga diimbau untuk bisa menjaga kebersihan baik diri sendiri maupun lingkungan tempat tinggal. Istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan bergizi.

“Perbanyaklah ibadah qiyamul lail dan selalu berpikir positif dan bahagia. Dengan demikian kesehatan diri akan selalu terjaga,” tutupnya.


 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

UMKM yang tetap eksis di masa Pandemi Covid-19

Berkat Inovasi, 3 UMKM Ini Tetap Eksis di Masa Pandemi

Spiritsumbar.com, Padang – Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) atau virus corona tidak hanya berdampak ...