Beranda - Headline - Tingkatkan Produksi, Gula Semut Lumindai Butuh Mesin Modern
Zulhijani penggagas usaha Gula Semut Lumindai
Zulhijani penggagas usaha Gula Semut Lumindai

Tingkatkan Produksi, Gula Semut Lumindai Butuh Mesin Modern

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Sawahlunto – Gula aren Lumindai yang sejak dulu dikenal karena aroma dan rasanya yang berkualitas tinggi , kini telah dikembangkan menjadi gula semut aren yang diolah secara organik oleh KUBE Berkah Abadi Desa Lumindai Sawahlunto.

Selain bermanfaat untuk kesehatan terutama bagi penderita diabetes, kualitas rasa dan aroma Gula Semut Lumindai juga telah diakui banyak pelanggan sehingga permintaan akan produk ini semakin meningkat.

Zulhijani penggagas usaha KUBE ini mengungkapkan pengolahan gula aren Lumindai menjadi gula semut, baru dimulai sejak 6 bulan lalu.



Desa Lumindai yang terletak di ketinggian 800 m dpl sejak dulu memang banyak ditumbuhi pohon aren yang diolah secara tradisional oleh masyarakatnya menjadi gula aren batu. Karena tumbuh di ketinggian, aren yang dihasilkan memiliki rasa dan aroma yang lebih kuat dibanding aren yang tumbuh di dataran rendah.

Perempuan yang juga pendiri TBM Pelangi ini melihat potensi yang bisa dikembangkan.
Dengan dukungan Pemerintah Desa setempat, di tahun 2019 ia melakukan kunjungan ke industri pengolahan gula aren di daerah lain untuk mempelajari pengembangan potensi ini.

Gula Semut Lumindai
Gula Semut Lumindai

“Dari kunjungan itu saya yakin Desa Lumindai bisa maju dengan produk unggulan Gula Semut, karena pasar produk ini terbuka lebar” ujarnya.

Awal 2020 dimulailah usaha pengolahan gula aren menjadi gula semut dengan lebih dulu melakukan edukasi kepada beberapa petani aren di desa setempat.

“Kami memproduksi gula semut dengan mengolah lagi gula aren batu dari petani lokal, namun tidak semua gula aren batu yang bisa diolah. Ada kualifikasi produk yang bisa kami tampung dari petani. Karena itu kami terus mengingatkan petani untuk menjaga kualitas, menjaga kemurnian aren dan menjaga kebersihan proses produksi” ujar Zulhijjani.



Saat ini KUBE Berkah Abadi memberdayakan 6 anggota dan menampung produksi petani gula aren lokal untuk memproduksi gula aren semut Lumindai dengan tingkat produksi 30 kg perminggu. Gula semut ini dijual dengan kemasan modern dengan berat 250 gram perpackingnya.

Zulhijani mengungkapkan untuk meningkatkan pemasaran, ia berupaya membuka kerjasama jaringan pemasaran dengan berbagai pihak, termasuk dengan online marketing kakodai.com.

Bahkan ia juga merintis kerjasama dengan MLM internasional HPAI. “Produk gula semut Lumindai telah lulus uji mutu dari HPAI, namun saya belum berani menandatangani kontrak kerjasama, karena kita belum mampu mencapai produksi 150 kg perminggu seperti yang diminta HPAI.

Perempuan asli Lumindai ini menjelaskan, sarana produksi menjadi kendala. Untuk menghasilkan 150 kg seminggu kita butuh mesin produksi, sementara saat ini produksi kita masih tradisional.

“Kalau dari bahan baku tidak masalah, lahan kebun aren Lumundai telah diremajakan dan petani lokal bisa produksi gula aren batu mencapai 500 kg perbulan. Namun kita butuh alat produksi modern. Smoga ada dukungan dari berbagai pihak untuk memajukan usaha ini” ujar tokoh perempuan yang pernah duduk di kursi legislatif Sawahlunto ini.

Produksi Gula Semut Lumindai telah berimbas pada kehidupan petani gula lokal. “Dulu ada beberapa petani aren yang terpaksa mencari tambahan penghasilan dengan menjadi pekerja tambang, karena penjualan gula tidak stabil. Sejak kami rutin menampung produksi gula arennya, mereka meninggalkan tambang dan fokus pada pekerjaan memproduksi gula” ungkap Zulhijani. (RNI)

Tip & Trik

loading…


<<< Sebelumnya

Selanjutnya>>>



Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dua Ranperda Usul Prakarsa DPRD Sumbar Masuk Propemperda Provinsi Sumbar tahun 2020

Spiritsumbar.com, Padang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat paripurna penetapan ...