Minggu , 19 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Tindak Tegas ASN Melanggar Hukum

Tindak Tegas ASN Melanggar Hukum

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dharmasraya, Adlisman, menegaskan jangan ada Aparatur Sipil Negara (ASN ) dan tenaga Honor atau tenaga Kontrak di lingkungan Pemeritah Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat,yang melanggar aturan serta peraturan Pemerintah apa lagi melanggar hukum akan di tindak secara tegas.

Ketegasan tersebut dengan adanya diduga pemalsuan tanda tangan Sekda,yang di lakukan oleh 3 orang Oknum Tenaga Harian Lepas ( THL) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berapa waktu lalu.

Hal tersebut di sampaikan Sekda Kabupaten Dharmasraya, Adlisman yang di temui awak media di rungan pada hari kamis siang (09/09/2021) mengatakan kami menegaskan jangan ada Aparatur Sipil Negara (ASN ) dan tenaga Honor atau tenaga Kontrak di lingkungan Pemeritah Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat,yang melanggar aturan serta peraturan Pemerintah apa lagi melanggar hukum akan di tindak secara tegas.

Dengan adanya diduga pemalsuan tanda tangan Sekda,yang di lakukan oleh 3 orang Oknum Tenaga Harian Lepas ( THL) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berapa waktu lalu.

Sekda Kabupaten Dharmasraya, Adlisman mengatakan memang benar ada kejadian tersebut,tetapi Persoalan itu sudah selesai yang bersangkutan saat ini sudah tidak lagi berkerja lingkungan Pemeritah Kabupaten Dharmasraya,atau sudah menerima konsekuensi dari perbuatannya,” kata Adlisman.

Kami berharap jangan ada lagi perbuatan seperti itu,sebab telah melanggar aturan serta peraturan Pemerintah apa lagi tentang pemalsuan tanda tangan dan memakai stempel logo pemerintahan tanpa izin,tentunya harus mereka berpikir dulu atas perbuatannya apa kah ini melanggar hukum atau tidak. pihaknya sudah legowo dan tidak lagi ingin memperpanjang masalah ucap Adlisman (*)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...