Selasa , 21 September 2021
Depan - Headline - Timnas Indonesia Siap Ladeni Permainan Cepat Vietnam
Timnas Indonesia U-16 saat menghadapi Myanmar
Timnas Indonesia U-16 saat menghadapi Myanmar

Timnas Indonesia Siap Ladeni Permainan Cepat Vietnam

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Sidoarjo – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 sudah mempersiapkan diri menjaga kondisi dan berlatih kembali guna untuk mengantisipasi serta meredam permainan cepat Vietnam. Indonesia dan Vietnam sama-sama telah menjalani dua laga dalam turnamen Piala AFF U-16 dan telah meraih dua kemenangan.

“Kita harus bisa meredam permainan cepat dan taktis Vietnam. Latihan untuk menjaga kondisi kebugaran dari para pemain. Berkaca pada dua pertandingan, kami akan lebih memperkuat lini pertahanan dan bagaimana bisa melakukan counter attack dengan cepat,” kata Pelatih Indonesia, Fakhri Husaini usai menjalani latihan tim.

Vietnam merupakan lawan yang sering dihadapi oleh David Maulana, dan kawan-kawan. Pelatih menilai permainan calon lawannya itu hampir mirip seperti Myanmar sebelumnya.



“Tim ini sudah beberapa kali bertemu dengan Vietnam. Saat turnamen Tien Phong di Vietnam dan satu lagi di Jenesys, Jepang. Saya kira permainannya mirip dengan Myanmar,” ujar Fakhri.

Bermain melawan Vietnam yang juga mengantongi dua kemenangan, menurut Fakhri akan menjadi pertandingan dengan tensi tinggi.

“Untuk itu kemungkinan saya akan melakukan rotasi pemain. Pemain yang sudah bermain di dua pertandingan sebelumnya akan saya istirahatkan. Tetapi tentu dengan menganalisa kondisi stamina dari pemain itu sendiri,” ungkapnya.



Pertandingan antara Indonesia melawan Vietnam ini akan tersaji di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (2/8/2018) pukul 19.00 WIB.

Layak dinanti suguhan pertandingan menarik dari keduanya. “Saya berharap masyarakat bisa turut hadir menyaksikan secara langsung dan memberikan dukungan positifnya kepada perjuangan anak-anak, esok hari,” kata Fakhri.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kejar Target, Vaksinasi Sasar SMAN 6 Sijunjung

SPIRITSUMBAR.com, Sijunjung – Polres Sijunjung dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, launching Gerai Vaksin tingkat sekolah ...