Senin , 21 September 2020
Beranda - Berita Pilihan - Tidak Terdata Penerima Bantuan, Ratusan Emak Serbu Dinsos Pasbar
Ratusan emak-emak serbu Dinkes Pasaman Barat
Ratusan emak-emak serbu Dinkes Pasaman Barat

Tidak Terdata Penerima Bantuan, Ratusan Emak Serbu Dinsos Pasbar

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Pasaman Barat – Ratusan masyarakat Kejorongan Batang Umpai, Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman – Pasbar yang terdampak covid -19 datangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasbar. Mereka menyerbu Dinas Sosial Pasbar untuk didata sebagai penerima bantuan covid – 19.

Ratusan masyarakat tersebut berangkat dari rumah masing – masing menggunakan motor kendaraan pribadi dengan membawa foto kopi Kartu Keluarga dan Foto Kopi KTP.  Mereka yang mendatangi Dinas Sosial dari Kejorongan Batang Umpai tersebut didominasi kaum emak – emak disambut oleh Kepala Dinas Sosial Yonnisal di dampingi Tri Wahluyo.

Kepala Dinas Sosial Yonnisal dihadapan ratusan emak – emak mengatakan, pihaknya akan mendata ulang kembali nama – nama penerima bantuan masyarakat terdampak covid19. Sesuai kriteria yang telah ditentukan oleh pemerintah. Jika terdapat penerima ganda akan kita coret dan diganti dengan yang berhak.

Ia juga mengatakan, kedatangan ratusan warga yang menyampaikan keluhan tersebut telah dikumpulkan foto kopi KK dan foto kopi KTP. “Telah dikumpulkan sebanyak 181 lembar foto kopi KK.


Kita akan lakukan survei lapangan dan akan dilakukan pengecekan kondisi lapangan bersama tim dari dinsos, pemerintahan nagari dan kejorongan beserta tokoh masyatakat setempat,” ujarnya.

Ikaik (45) salah seorang emak – emak mengaku sebagai warga terdampak corona yang tidak pernah mendapat bantuan apapun. “Jadi kami mendatangi kantor dinas sosial agar dimasukan sebagai penerima bantuan tahap berikutnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, mereka juga mengungkapkan kekecewaan, lantaran sebelumnya juga telah mengumpulkan foto kopi KK melalui perangkat Nagari. “Namun sampai saat ini bantuan apapun tidak pernah kami terima baik BLT, PKH, maupun Bantuan Pangan Non Tunai,” ujarnya.



“Kami siap dilakukan pendataan dan verifikasi. Jika sudah ada yang memperoleh bantuan baik itu PKH, ataupun bantuan pemerintah lainya kami siap untuk tidak dimasukan dalam data penerima bantuan tersebut” ujarnya.

Sementara itu, warga penerima bantuan terdampak covid 19 yang bersumber dari APBD Provinsi Sumbar telah kita hentikan sementara sampai tanggal 4 Juni 2020 dikarenakan adanya ditemukan penerima ganda.

Ia juga menambahkan, sementara untuk bantuan warga terdampak covid19 yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Pasbar disediakan sebanyak 5 ribu KK dan pendistribusiannya akan berbeda jumlah penerima di setiap nagari” ujar Yonnisal. (Buyung)

Tip & Trik

loading…


<<< Sebelumnya

Selanjutnya>>>

 



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Siburman Rajo Hitam Dinobatkan Menjadi Raja Adat Air Haji

Spiritsumbar.com, setelah lama balipek (berlipat), akhirnya Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, ...