Senin , 27 September 2021
Depan - Headline - Terus Menyerang, Timnas Indonesia Malah Tersingkir
Indonesia vs UEA
Indonesia vs UEA

Terus Menyerang, Timnas Indonesia Malah Tersingkir

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com –  Tim nasional (Timnas) Indonesia U-23 sudah berjuang maksimal pada babak 16 besar Asian Games 2018. Tim polesan pelatih Luis Milla ini menunjukkan permainan apik meski akhirnya kalah 5-6 dari Uni Emirat Arab dalam drama adu tendangan penalti pada laga yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Jumat (24/8/2018).

Pada laga ini Indonesia mengontrol permainan dengan 53 persen penguasaan bola. Indonesia pun lebih banyak melakukan tendangan ke gawang lawan sebanyak delapan kali. Dan jumlah keseluruhan tendangan ada 19 kali tendangan.

Para pemain Indonesia juga menunjukkan semangat dan mental yang kuat dalam laga ini. Sempat tertinggal oleh gol penalti dari Zayed Alameri pada menit ke-20, kemudian Alberto Goncalves berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-52.

Gawang Andritany harus kembali kebobolan oleh pemain lawan dengan nama yang sama, lagi-lagi melalui titik penalti pada menit ke-65. Namun, Stefano Lilipaly kembali menyamakan kedudukan di menit ke-90+5. Skor berubah menjadi 2-2.

Dua babak tambahan, skor masih tetap sama. Dan memaksakan kedua tim memainkan babak adu penalti. “Bisa dibayangkan bagaimana perasaan kami. Saya terbawa emosi karena lihat kerja keras pemain sudah luar biasa. Saya rasa kami tidak pantas tersingkir,” kata Milla usai laga.

“Tapi, yang terjadi, ya, terjadilah. Sepakbola terkadang kejam. Saya harap suporter bangga dengan para pemain. Terima kasih juga untuk suporter yang sudah datang sebagai pemain ke-12.”

Milla juga mengatakan bahwa tim asuhannya ini sudah memberikan semua hidupnya untuk berusaha menang. “Tapi, kami kalah karena di depan ada pemain dari UEA yang sangat bagus, yakni wasit,” katanya. “Saya rasa anak-anak tidak berhak dilakukan seperti itu,” tambahnya.

Sementara itu, kiper timnas, Andritany Ardiyasa mengatakan bahwa ajang ini bukanlah akhir dari segalanya. “Kita tereliminasi di Asian Games. Kekalahan ini bukanlah akhir dari segalanya. Masih ada harapan ke depan, masih ada kejuaraan ke depan,” ujarnya.

Ajang terdekat yang akan dilakoni timnas Indonesia adalah Piala AFF. Turnamen sepakbola termegah di kawasan Asia Tenggara ini mulai berlangsung pada akhir tahun 2018. Bisa jadi, pemain yang menghuni pasukan Merah Putih mayoritas berasal skuat Asian Games ini. Mengingat, mereka sudah lama berkumpul dan berlatih bersama. (Rel)

 

 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PON XX Papua, Cricket Sumbar Optimis di Sisa Pertandingan Kelas Egthies

Jayapura – Dalam lanjutan PON XX Papua 2021, cabang olahraga Cricket di kelas Egthis, tim ...