Minggu , 26 September 2021
Depan - Headline - Tanpa Irsyad, Semen Padang Bakal Memecah Mitos ke Samarinda
Kegembiraan pemain Semen Padang menuju medan laga (foto SPFC)
Kegembiraan pemain Semen Padang menuju medan laga (foto SPFC)

Tanpa Irsyad, Semen Padang Bakal Memecah Mitos ke Samarinda

Print Friendly, PDF & Email
cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)
cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)

Spirit Sumbar –  Salah pertandingan pada pekan ke-11 Lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, bakal mempertemukan Pusamania Borneo FC (PBFC) kontra Semen Padang FC (SPFC) di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (20/7//2016) pukul 16.00 Wib.

Bagi Semen Padang FC laga tandang menghadapi PBFC merupakan hal yang sangat penting. Lantaran semua kemenangan yang diraih selama ini hanya dari pertandingan kandang. Sementara dari 5 pertandingan tandang balum satupun menuai kemenangan. Kecuali hanya memperoleh sebiji poin saat tandang pertama ke Kalimantan menghadapi Barito Putra.

Alhasil, berbagai mitos bermunculan terkait kemenangan Semen Padang tak terlepas dari tuah Stadion  H. Agus Salim. Walau banyak juga yang beragumen, kekalahan Semen Padang saat tandang disebabkan oleh faktor lain, seperti buruknya kepemimpinan wasit. Apalagi, Semen Padang pernah memiliki luka lara di Stadion Segiri dalam semifinal Piala Jenderal Sudirman.

Baca: PBFC 2-0 SPFC : Wasit Rusak Semifinal Piala PJS

Terlepas dari kontroversi tersebut, bertarung di Benua Etam adalah momentum untuk memecah berbagai mitos tersebut. Apalagi, saat ini Semen Padang berada pada motivasi tinggi pasca menghempaskan Sriwijaya FC, 2-1 di kandang sendiri.

Nasib sebaliknya justru dialami PBFC yang tumbang pertama kali di kandang sendiri. Tim yang berjuluk Pesut Etam kalah telak di kandang sendiri oleh Persipura Jayapura dengan skor 0-3. Sementara, menghadapi anak asuh Nil Maizar, PBFC berkemungkinan juga kehilangan pemain andalannya, Ponaryo Astaman. Walau begitu, Pelatih PBFC,  Dragan Djukanovic  masih berharap pemain gaek yang penuh  pengalaman ini, bisa pulih dari cedera hamstring dan bisa tampil saat menghadapi Semen Padang FC.

Semen Padang sendiri bukan tanpa masalah. Bintang lapangan saat menghadapi Sriwijaya FC, Irsyad Maulana terpaksa ditinggal tim. Irsyad tidak bisa dimainkan, lantaran terkena akumulasi kartu kuning.

Nasib serupa juga melanda penjaga gawang andalan, Jandia Eka Putra. Penjaga gawang nyentrik tim Kabau Sirah masih menyisakan satu pertandingan, sebelum lepas dari sanksi Komisi Disiplin (Komdis) pasca keributan menghadapi Perseru Serui beberapa waktu lalu.

Klasemen sementara dari 10 pertandingan, Semen Padang berada pada urutan ke-6 dengan poin 16. Sedangkan Pusamania berada satu tingkat dibawah Semen Padang dengan poin 15.  Pada waktu bersamaan Madura United bakal meladeni PSM Makasar dan Persiba Balik Papan vs Persija Jakarta 19.00 WIB.

Para pendukung juga harus kecewa, lantaran pertandingan PBFC versus Semen Padang FC tidak disiarkan secara langsung. Kecuali, hanya bisa dinikmati melalui video streaming yang selalu dihadang buffer.

DATUAK



Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...