Beranda - Berita Pilihan - Tanggul IPAL PT BTN Jebol, Ratusan Ikan Lubuk Larangan di Pasbar Mati

Tanggul IPAL PT BTN Jebol, Ratusan Ikan Lubuk Larangan di Pasbar Mati

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Pasaman Barat – Ratusan ikan berbagai jenis dan ukuran mati di daerah Pati Bubur Lubuk Buaya Nagari Air Bangis  Kecamatan Sungai Beremas  Kabupaten Pasbar, Sabtu (18/4/2020).

Ikan tersebut mati diduga akibat tercemar limbah berbahaya dari Pengolahan Limbah Pabrik PT. Bintara Tani Nusantara (BTN).

“Ya benar, ratusan Ikan Mati di aliran sungai Pati Bubur hingga lubuk buaya, Ikan yang mati berada di ikan Larangan milik masyarakat pati bubur” ujar Salah seorang masyarakat ber inisial “R” yang tak ingin ditulis namanya.



Artikel Lainnya

loading…


Ia mengatakan, ikan mati diketahui masyarakat baru Sabtu 18 April 2020 sekitar pukul 7.30 Wib. Namun peristiwa kejadian ikan mati diduga sudah terjadi pada malam harinya. Ikan yang mati diduga tercemar air limbah dari Pabrik PT. BTN.

Ikan yang mati berada di sepanjang aliran Sungai Pati Bubut hingga Lubuk Buaya. Aliran sungai dan ikan larangan masyarakat yang tercemar lebih kurang dua kilometer.

Sementara, Manager PKS PT. BTN Harli mengatakan, hari ini, Ahad (19/4/2020) tim dari perusahaan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasbar sudah ke lokasi kejadian dan masih dalam tahap verifikasi.

Ia juga membantah, jika pihaknya melakukan pembuangan limbah secara By Pass,  Namun dia mengakui tanggul IPAL jebol karena curah hujan yg sangat besar.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) melalui Kabid Pengawasan Hayunindra mengatakan peristiwa kejadian pencemaran Limbah oleh PT. Bintara Tani Nusantara (BTN) terjadi pada Jumat 17 April 2020 sore hingga malam hari.

Dari temuan lapangan ditemukan tanggul IPAL jebol dan air limbah mengalir ke Sungai Lubuk Buaya. Akibat kejadian ini di sepanjang aliran sungai ditemukan Ikan mati akibat limbah dari IPAL PT. BTN tersebut.

Tim  Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pasbar yang turun  cek langsung ke lokasi kejadian dan tim sudah mengambil sampel limbah pabrik kelapa sawit PT.Bintara Tani Nusantara (BTN). Karena diduga air limbah tersebut mencemari lingkungan sekitar dan betul ikan yang mati akibat limbah yang mengalir dari tanggul IPAL kolam 7 PT. BTN  yang jebol  dan mengalir ke aliran sungai Lubuk Buaya.

“Kita sudah sarankan pada masyarakat agar tidak mengkonsumsi
ikan yang mati. Karena takut adanya zat dan bahan berbahaya yang terkandung dalam ikan karena mati akibat limbah PT. BTN,” ujarnya.

Akibat dari kejadian ini, pihak perusahaan telah melakukan pengamanan tanggul yang jebol. Ikan dan air limbah sudah dipastikan berasal dari IPAL PT. BTN dan pihak perusahaan telah menemui pihak tokoh masyarakat dan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Terkait sanksi yang akan diberikan selama pihak perusahaan bertanggung jawab akan kejadian tersebut kita akan lihat komitmen pihak perusahaan. Masalah jebolnya tanggul tersebut Pabrik Kelapa Sawit PT. BTN untuk beberapa hari ke depan agar tidak berproduksi sebelum kolam IPAL nya di perbaiki hingga tuntas. (TIM)



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Haul ke - 4, Husni Kamil Manik yang digelar GPII Sumbar

Husni Kamil Manik Terbilang Orang Beruntung

Sementara, Eka Vidya Putra mengisahkan perjalanan aktivis kemahasiswaan HKM. Dimulai dari momen jadi santri di ...