Beranda - Headline - Talk Show Bersama The Planners, Anak Indonesia Harus Berpendidikan Tinggi
Wako Fadly Amran foto selfie dengan para juara, petinggi ISI dan unsur The Planners.( foto Yetti harni)
Wako Fadly Amran foto selfie dengan para juara, petinggi ISI dan unsur The Planners.( foto Yetti harni)

Talk Show Bersama The Planners, Anak Indonesia Harus Berpendidikan Tinggi

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Padang Panjang – Padang Panjang Edu Week yang digelar The Planners Event Management usai sudah. Tidak hanya Olimpiade Sains & Bahasa Inggris SMTA Sumbar, Riau,Jambi yang berkesan bagi para peserta.

Namun talk show dengan tema “ Beasiswa & Berpretasi di Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri” tak kala menarik perhatian pelajar yang datang dari berbagai daerah dalam dan luar Sumbar.

Acara yang berlansung di aula SMAN- 1 Padang Panjang,1/3-20 itu digelar jelang pengumuman hasil Olimpiade Sains & bahasa Inggris. Nara sumber terdiri Direktur The Planners, Rahma Mutiara Jeyhan, awardee LPDP Vrisye Angguni serta Mister Zikri motivator muda dari Kota Serambi Mekkah Padang Panjang.

Mister Zikri mengurai Kartu Indonesia Pintar(KIP ) kuliah yang merupakan perobahan nama dari beasiswa Bidik misi.” Hayo, siapa yang mau kuliah,siapa yang mau jadi gubernur, jadi menteri, jadi pilot,jadi dokter, atau jadi presiden ? Mantap. Semua semangat. Jangan ada anak Indonesia yang tidak melanjutkan kuliah lantaran kurang beruntung secara ekonomi, ujar Zikri sembari menyapa generasi muda cerdas itu dari dari depan hingga bagian belakang.




Dilanjutkanya, Siswa bisa mendapatkan KIP Kuliah jika memiliki potensi akademik yang baik di sekolah tapi berasal dari keluarga ekonomi yang kurang mampu.

Keterbatasan ekonomi ini dibuktikan dengan dokumen yang sah seperti menerima program bantuan pemerintah. Siswa dapat menyertakan bukti dokumen seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau tercatat dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

Siswa dari panti sosial atau panti asuhan pun bisa mendaftar KIP Kuliah ini. Jika siswa belum memiliki KIP atau orang tua belum mendapat KKS, pendaftaran KIP Kuliah masih dapat dilakukan selama memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Nanti akan ada pihak perguruan tinggi yang survey ke rumah” ujarnya menjelaskan.

Dengan KIP kuliah akan mendapatkan bebas biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi, bebas biaya UTBK dan seleksi lain yang diselenggarakan perguruan tinggi. Mahasiswa akan mendapat biaya kuliah/pendidikan dan bantuan biaya hidup bulanan.

Halaman Berikutnya >>>>

Halaman

[ 1 ]   [ 2 ]



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pilkada Serentak 2020 Tanpa Kampanye Akbar

  Spiritsumbar.com,Solok- Penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 berbeda dengan Pikada sebelumnya, karena dilakukan ditengah pandemi Covid-19. Namun ...