Selasa , 21 September 2021
Depan - Pendidikan - Artikel - Supervisi Kepala Sekolah

Supervisi Kepala Sekolah

Print Friendly, PDF & Email

Oleh : Feri Fren ( Widyaiswara LPMP Sumbar )

Mall Paraktek dalam pembelajaran kadang kala diangap hal yang sepele dan biasa saja. Seperti ada guru yang mengajar tidak sesuai dengan rencana pembelajaran yang dibuatnya.

Apabila hal ini dibiarkan terus, tentu akan mempengaruhi mutu pembelajaran. Untuk itu supervisi akademik sangat diperlukan oleh kepala sekolah guna meningkatkan profesionalisme guru di dalam mengajar.

Data terakhir yang kita peroleh dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP, 2015) tentang hasil uji kompetensi kepala sekolah (UKKS) Sumatera Barat, untuk kompetensi kewirausahaan (52,94), manajerial (52,71), usaha pengembangan sekolah (49,42).



Kepemimpinan pembelajaran (46,78) dan supervisi (38,00). Dari data tersebut dapat kita lihat, bahwasanya supervisi akademik dan manajerial masih sedikit dilakukan oleh kepala sekolah.

Permendiknas Nomor 63 Tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan mutu Pendidikan (SPMP), pasal 1 ayat (1), mengamanatkan bahwa penjaminan mutu pendidikan adalah kegiatan sistemik dan terpadu oleh satuan atau program pendidikan. Penyelenggaraan dilakukan oleh satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan demikian pendidikan diharapkan dapat menaikkan tingkat kecerdasan kehidupan bangsa.

loading…


Dalam kerangka mewujudkan amanat tersebut, semua unit yang terkait harus bersinergi melaksanakan penjaminan mutu pendidikan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Peningkatan mutu pendidikan harus dilaksanakan berbasis data yang dianalisis secara benar dan akurat.

Dalam pembelajaran, implementasi supervisi akademik oleh kepala sekolah sangat diharapkan guna menghasilkan base-line data sebagai dasar perencanaan program peningkatan mutu pendidikan di sekolah secara berkelanjutan khususnya dalam meningkatkan profesionalisme guru.

Salah satu tugas kepala sekolah adalah melaksanakan supervisi, sebagaimana yang tertuang dalam permendiknas nomor 13 tahun 2007. Untuk melaksanakan supervisi akademik secara efektif diperlukan keterampilan konseptual, interpersonal dan teknikal (Glickman, 2007). Setiap kepala sekolah/madrasah harus memahami dan menguasai konsep supervisi akademik agar bisa meningkatkan mutu pembelajaran.

Dengan memahami dan menguasai konsep supervisi akademik, tidak kita dengar lagi ada kepala sekolah masuk kekelas melakukan supervisi hanya dengan memperhatikan guru mengajar sebentar lalu keluar lagi tanpa memberikan tindak lanjutnya.

Jika hal ini dilakukan, tentu tidak akan memberikan perubahan terhadap kualitas pembelajaran yang dilakukan guru itu sendiri, karena konsep dan fungsi supervisi tidak dilakukannya dengan benar.

Mengapa supervisi tidak dilakukan dengan benar. Banyak faktor yang dapat kita lihat kenyataan dilapangan baik internal maupun eksternal. Faktor internal disebabkan oleh Pertama, Penguasaan kepala sekolah tentang konsep dan implementasi supervisi masih sangat minim. Kedua, kemampuan kepala sekolah dalam mengelola waktu masih sangat kurang, sehingga program supervisi tidak jalan.

.Ketiga, kepala sekolah lebih banyak disibukkan dengan urusan pokok lainnya, seperti pengelolaan dana bantuan, pengerjaan proyek yang sifatnya swakelola,dan lain sebagainya. Keempat, belum memandang kegiatan supervisi sebagai sesuatu yang penting dilakukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

Dilain pihak, faktor eksternalpun turut mempengaruhi ketidakseriusan kepala sekolah dalam melakukan supervisi. Pertama, kebijakan rotasi dan mutasi yang tidak jelas dari Kabupaten/Kota. Hal ini menimbulkan ketidaknyamanan dan ketidakseriusan kepala sekolah dalam mengelola sekolah, termasuk melakukan supervisi.

Kedua, sistem rekruitmen kepala sekolah yang tidak sesuai dengan prosedur, sehingga dimungkinkan adanya kepala sekolah yang memiliki kemampuan manajerial di bawah rata-rata. Ketiga, kurangnya pelatihan manajemen bagi kepala sekolah..

Supervisi akademik adalah bantuan yang diberikan kepada guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Daresh (1989) mengatakan supervisi akademik adalah upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran .

Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang baik, ada beberapa bidang garapan yang dilakukan dalam supervisi akademik. Pertama, pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kedua, perencanaan pembelajaran. Ketiga, pelaksanaan pembelajaran. Keempat, evaluasi pembelajaran. Kelima, pengelolaan kelas, Keenam,penelitian tindakan kelas.

Dalam perencanaan pembelajaran supervisi dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang kegiatan pembelajaran. Dalam hal ini dikembangkanlah beberapa keterampilan agar kualitas pembelajaran yang diberikan guru bisa meningkat seperti, merumuskan standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator.



Menerapkan pendekatan dan model pembelajaran, mengorganisasikan rencana pelajaran dalam bentuk silabus dan RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran).

Menterjemahkan rencana pelajaran (silabus dan RPP) yang telah dibuat ke dalam bentuk tindakan pembelajaran di dalam kelas. Memilih dan menggunakan sumber dan media pembelajaran dengan menerapkan kriteria yang tepat, menyajikan pelajaran di depan kelas secara efektif dan sesuai dengan rencana yang dibuat, adalah hal penting yang harus dikuasai guru.

Dengan dilakukannya supervisi akademik secara terus-menerus oleh kepala sekolah, akan dapat meningkatkan keterampilan dan memecahkan masalah-masalah yang dihadapi guru dalam mengajar. Profesionalisme guru didalam mengajar dapat ditingkatkan,dan kualitas lulusan yang berdaya saing akan bisa tercapai. Semoga.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kejar Target, Vaksinasi Sasar SMAN 6 Sijunjung

SPIRITSUMBAR.com, Sijunjung – Polres Sijunjung dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, launching Gerai Vaksin tingkat sekolah ...