“Tidak harus menjadi ASN, lulusan SMK memang dipersiapkan untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri,” tegasnya.
Secara geografis lanjut Supardi, Sumbar merupakan wilayah agraris dengan lahan pertanian yang potensial, maka dari itu sektor pertanian masuk dalam program unggulan gubernur yang ditungakan dalam RPJMD provinsi tahun 2022.
“Untuk penunjang pembangunan pertanian pemerintah provinsi mengucurkan anggaran puluhan miliar untuk memajukan sektor ini. Banyak bantuan nantinya untuk kelompok-kelompok tani, masuk didalamnya bantuan sapi dan unggas,” katanya.
Pengoptimalan lulusan SMK pada dunia kerja merupakan program strategis pemerintah pusat, sehingga itu menjadi perhatian kusus bagi provinsi, kabupaten hingga kota.
Secara prinsip, kata Supardi, pendidikan vokasi dianggap berhasil, jika siswa dan siswi SMK sudah memiliki sistem keterserapan yang baik bagi lulusannya. Hal itu ditandai dengan keterampilan lulusan sekolah yang menarik perhatian industri.