Beranda - Pendidikan - Artikel - Strategi Bimbingan dan Konseling di Masa Pandemi
Rikotmi Hasindi
Rikotmi Hasindi

Strategi Bimbingan dan Konseling di Masa Pandemi

Print Friendly, PDF & Email

Oleh : Rikotmi Hasindi (Guru Bimbingan dan Konseling UPTD SMPN 1 Kec. Luak)

Dalam melaksanakan suatu kegiatan kita butuh strategi. Tujuannya, agar hal yang akan dilaksanakan tersebut dapat berjalan dengan baik dan hasilnya sesuai dengan harapan. Strategi yang digunakan untuk setiap kegiatan tentulah tidak sama, tergantung bentuk dan tujuan kegiatan tersebut.  Apabila strateginya tepat, maka hasilnyapun akan baik, begitu juga sebaliknya.

Dalam melaksanakan bimbingan dan konseling juga butuh strategi yang tepat. Apalagi saat pandemi sekarang ini. Jika dalam kegiatan tatap muka, maka pelaksanaan bimbingan dan konseling terhadap peserta didik dapat dilaksanakan dengan baik. Tetapi saat ini dengan pembelajaran jarak jauh, tentu perlu strategi yang beda dengan biasanya.

Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu (Wikipedia). Selain itu strategi juga dapat diartikan sebagai metode atau rencana yang dipilih untuk dapat mencapai tujuan (David, 2004).



Strategi dapat juga diartikan sebagai cara atau metode yang dilaksanakan dalam mencapai tujuan. Sedangkan strategi Bimbingan dan Konseling dalam hal ini dapat diartikan cara atau metode yang dilaksanakan dalam melaksanakan layanan Bimbingan dan Konseling untuk mencapai tujuan layanan itu sendiri.

Pada saat tatap muka pelaksanaan layanan dengan konseli dapat dilakukan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang ada. Tetapi pada saat pandemic ini, kita tidak dapat secara langsung bertemu dengan peserta didik. Untuk itu perlu dipikirkan dan dipilih berbagai cara atau metode agar layanan bimbingan dan konseling tetap dapat dilaksanakan dengan baik.

Sebelum kita melihat cara atau metode yang dapat digunakan di masa pandemi, alangkah baiknya kita lihat terlebih dahulu tujuan dari pelaksanaan bimbingan dan konseling. Adapun tujuan pelaksanaan bimbingan dan konseling menurut Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling adalah peserta didik dapat mencapai perkembangan secara optimal dan kemandirian secara utuh baik pribadi, sosial, belajar dan kariernya. Inilah tujuan dari Permendikbud tersebut.

 

[ 1 ]   [ 2 ]   [ 3 ]  Selanjutnya >>>>

Tip & Trik

loading…


 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

50 ASN Lakukan Pelanggaran Netralitas di Pilkada 2020

SPIRITSUMBAR.COM, Padang – Sebanyak 50 Aparatur Sipil Negara (ASN) terjebak pelanggaran netralitas pemilihan kepala daerah ...