Hal tak kalah menarik, ketika sundulan Hilton Moreira berhasil menggetarkan gawang Semen Padang pada menit 56’. Walau Hilton dan beberapa pemain telah berlari kegirangan, namun wasit meniup pluit pertanda offside. Para pemain Sriwijaya hanya memperlihat wajah kecewa tanpa mampu melancarkan protes.
Padahal, jika pertandingan tersebut dipimpin wasit lokal, kondisi berbeda akan terlihat. Bahkan, bukan tidak mungkin pertandingan akan berhenti beberapa menit.
Pertandingan antara Sriwijaya FC kontra Semen Padang berlangsung seimbang. Kedua tim melakukan serangan silih berganti. Beberapa kali peluang emas berhasil diciptakan tuan rumah melalui Beto Goncalves, Hilton Moreira, dan Gilang Ginarsa. Namun, rapatnya pertahanan yang dibangun Hengky Ardiles, Cassio dan Boas Atururi berbagai peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Tak mau kalah, beberapa peluang juga berhasil diciptakan Vendry Mofu, Marcel dan Riko Simanjuntak. Bahkan tendangan Mofu nyaris menjebol gawang Laskar Wong Kito, namun peluang emas tersebut berhasil diredam Teja Paku Alam.