Jumat , 17 September 2021
Depan - Headline - Solok Ingin Ciptakan SMP Berbasis Pesantren
Bupati Gusmal saat menghadiri takblig akbar memperingati 1 Muhaharram
Bupati Gusmal saat menghadiri takblig akbar memperingati 1 Muhaharram

Solok Ingin Ciptakan SMP Berbasis Pesantren

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Masih banyak masyarakat belum bisa membaca Alquran. Oleh karena itu dengan program magrib Alquran, latih kembali diri, tidak hanya sekedar untuk membaca tetapi juga memahaminya.

Hal itu dikatakan Bupati Solok,H. Gusmal saat menghadiri Takblik Akbar dalam rangka peringatan 1 Muharam 1438 H di Masjid Baitun Nur Nagari Selayo, Sabtu, 1/10/2016.

Bupati Solok, H. Gusmal mengatakan peringatan tahun baru hijriyah mampu dijadikan momentum untuk berbuat lebih baik. Syiar agama ujarnya perlu dikembangkan dalam kehidupan sehari hari dan Jadikanlah Rasullulah sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari. “Saya memprogramkan 4 pilar pembangunan di kab solok. Hal ini tidak akan pernah berjalan, kalau masyarakat Kab Solok tidak beriman, “ ujarnya.

“Kita juga ingin setiap kecamatan ada SMP Berbasis pesantren. Kalau sudah hafal 3 juzz bisa masuk SMA yang di inginkan. Harapan kita semua tentunya  tahun depan menjadi tahun yang lebih baik lagi hendaknya apalagi dalam menghadapi era globalisasi saat ini.

Ketua Panitia, H. Kardinal  mengatakan  hijrah adalah upaya agar  hari ini harus lebih baik dari hari yang kemaren. Ingatlah bahwasannya semua manusia akan mengalami kerugian yang sangat fatal, bila waktu hidup ini tidak dipergunakan dengan sebaik-baiknya. “ Mari kita evaluasi diri kira masing-masing, sampai dimana keimanan dan tanggung jawab kita kepada allah SWT,” ujarnya.

Takblik Akbar juga dihadiri Kakan Kemenag, H. Kardinal,  Camat Kubung, Feri Hendria, Kabag Kesra, Suharmen, Kabag Perekonomian, Hermantias, Kasat Pol PP, Raflis, Walinagari Selayo.  Penceramah disampaikan  Syofian Hadi (Dosen IAIN Imam Bonjol Padang).

HERMAN RANTE

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Supardi bersama 4 Remaja Parlemen asal Sumbar

Supardi Beri Dukungan, 4 Siswa Sumbar Ikut Parlemen Remaja

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi dukung ...