Minggu , 19 September 2021
Depan - Headline - Sering Disorot, PSSI Rombak Komisi Disiplin dan Wasit
Pengurus dan Komite Eksekutif PSSI

Sering Disorot, PSSI Rombak Komisi Disiplin dan Wasit

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Jakarta – Untuk meningkatkan kualitas kompetisi Liga 1 dan 2, PSSI menyusun langkah-langkah penting saat libur kompetisi karena digelarnya Asian Games dari 15 Agustus hingga 2 September mendatang.

Sebagaimana yang diinstruksikan oleh Ketua Umum PSSI, momentum ini dipergunakan untuk revitalisasi hingga perombakan Badan Peradilan PSSI dan Komite Wasit.

Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengatakan bahwa hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut evaluasi paruh musim Liga 1 yang dilakukan pekan lalu.

“Evaluasi kami dilakukan saat bergulirnya Asian Games mendatang. Di saat itu kompetisi Liga 1 sedang libur. Mulai dari evaluasi hingga restrukturisasi (personalia) di Komisi Disiplin dan Komite Wasit” kata Joko.



Penetapan personalia baru, untuk Komisi Disiplin dan Banding, sebenarnya adalah amanah Kongres PSSI bulan Januari lalu. Saat ini PSSI sedang menjaring tenaga-tenaga terbaik untuk mengisi posisi itu, yang direncanakan dapat segera ditetapkan bulan Agustus ini.

PSSI saat ini, sedang fokus dalam program pengembangan wasit. Dengan dukungan penuh dari FIFA dan kerjasama bilateral PSSI dengan Jepang (JFA).

Ini adalah program jangka panjang sekaligus mendasar. Perombakan di Komite Wasit, adalah upaya-upaya untuk memastikan implementasi program berjalan tuntas, sekaligus penguatan dalam upaya proteksi kualitas kompetisi.

“PSSI membaca dan mendengar masukan, kritik dari klub bahkan publik, terhadap jalannya kompetisi, khususnya penegakan disiplin dan kinerja wasit” Joko menambahkan.



Seperti diketahui, saat ini PSSI sedang fokus pada berbagai kegiatan pembinaan untuk pemain, pelatih, kompetisi amatir dan professional dan menjalankan event-event besar AFF, AFC dan Asian Games.

PSSI ingin memastikan semua akan berjalan dengan sebaik-baik nya tanpa ada kendala yang berarti. (Rel)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...