Senin , 27 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Semua Lansia & Disabel Terlantar di Padang Panjang akan Dibantu Rp 1,5 Jt/Th
Osman, Kepala Dinas Sosial Kota Padang Panjang
Osman, Kepala Dinas Sosial Kota Padang Panjang

Semua Lansia & Disabel Terlantar di Padang Panjang akan Dibantu Rp 1,5 Jt/Th

Print Friendly, PDF & Email

Padang Panjang, Spiritsumbar – Di Kota Padang Panjang dewasa ini terdapat 280 orang tua lanjut usia (Lansia) terlantar dan 346 orang disabel terlantar. Selama ini sedikit dari mereka yang dapat bantuan biaya makan dan sandang dari Pemko setempat. Tapi mulai 2022 datang semuanya diupayakan akan dapat Rp 1,5 juta per tahun.

Hal itu terungkap dari bincang Spirit Sumbar dengan Kepala Dinas Sosial Kota Padang Panjang, Osman didampingi oleh Sekretaris Dinas Sosial, Eri dan Kabid Penanggulangan Pelayanan Rehabilitasi Sosial (PPRS), Medi Rosdian di kantornya Jalan Anas Karim, Padang Panjang.

Besar rencana anggaran yang diajukan oleh Dinas Sosial di RAPBD 2022 Kota Padang Panjang untuk bantuan biaya makan Lansia dan disabel terlantar itu Rp 250.000 per orang per bulan selama 5 bulan. Untuk sandang (pakaian) Rp 250.000/orang/tahun. Jumlah keduanya Rp 1,5 juta/orang/tahun.

Jumlah keseluruhan rencana anggaran bantuan untuk biaya makan dan sandang 280 orang Lansia terlantar dan disabel terlantar itu adalah sekitar Rp 939 juta. Itu terdiri untuk Lansia terlantar sebesar Rp 420 juta (yakni 280 orang x Rp1,5 juta/tahun) dan disabel terlantar Rp 519 juta (346 orang x Rp 1,5 juta/tahun).

Selama ini dari 280 orang Lansia terlantar itu, baru 90 orang dibantu. Dinilai bantuan, untuk biaya makan Rp 250.000/orang untuk 10 bulan, sandang Rp 250.000/orang/tahun. Sedang disabel terlantar, dari jumlahnya 346 orang, baru dibantu 35 orang yakni Rp 250.000/orang untuk 10 bulan, sandang Rp 250.000/orang/tahun.

Ketimpangan itulah yang diupayakan diatasi mulai 2022 datang, dengan memberikan bantuan biaya makan dan sandang itu rata kepada 280 orang Lansia dan 346 orang disabel terlantar tersebut. Meski bantuan Rp 1,5 juta/orang/tahun itu tentu belum cukup, terlebih harga bahan pokok yang relatif tinggi.(ym/yet).–

 

Profil Yetti Harni

mm

Baca Juga

Hj. Nevi Zuairina

Nevi Zuairina : Tekan Rentenir Dengan UMi

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Anggota DPR RI Komisi VI II, Hj. Nevi Zuairina mengatakan pembentukan Holding ...