Beranda - Berita Pilihan - Sementara, Timnas U-19 Unggul Atas Dinamo Zagreb
Timnas U-19 Indonesia versus Dinamo Zagreb
Timnas U-19 Indonesia versus Dinamo Zagreb

Sementara, Timnas U-19 Unggul Atas Dinamo Zagreb

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Kroasia – Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia untuk sementara berhasil mengungguli tim kuat Dinamo Zagreb dengan skor 1-0 di babak pertama dalam laga persahabatan yang berlangsung di Kroasia Senin 28 September 2020.

Diawal laga, skuad Shin Tae-yong  terus berupaya mengimbangi Dinamo Zagreb. Bahkan beberapa kali Witan Sulaiman memberikan tekanan yang menghasilkan peluang.

Walau begitu, skuad Goce Sedloski yang merupakan klub hebat penghasil pemain berkualitas ini berhasil melakukan tendangan keras menit ke-7. Beruntung masih bisa dihalau Adi Satrio.



Selanjutnya pada menit 10 percobaan nomor 3 masih melambung di atas gawang Timnas. Namun, sejauh 12 menit laga, Timnas masih bisa mengimbangi Dinamo yang merupakan tim penyumbang gelar terbanyak di Croatian U-19 Prva HNL .

Malahan, Timnas U-19 yang mengandalkan serangan balik juga beberapa kali merepotkan pertahanan Dinamo Zagreb. Umpan silang Witan ke depan gawang Dinamo juga masih bisa dihalau menit 16.

Tendangan datar Witan di dalam kotak penalti menit 17 lolos dari haluan pemain bertahan namun bisa diblok penjaga gawang. Hingga menit 23 penguasan bola 63 persen untuk Timnas U-19.

Menit ke-23 Bagas berusaha untuk membawa bola dari sisi kanan gawang Dinamo namun kandas. Pada menit 28, percobaan apik dari Witan Sulaiman dengan tendangan keras di luar kotak penalti masih melenceng di samping gawang.

Akhirnya perjuangan tim garuda berbuah hasil. Witan Sulaeman berhasil membobol gawang dengan tendangan keras ke sudut kanan gawang. Sebelumnya, Witan dengan tenang mencari posisi menendang dengan kawalan pemain Dinamo.

Skor 0-1 untuk keunggulan sementara Garuda Muda bertahan hingga babak pertama usai.

Tip & Trik

loading…


 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

50 ASN Lakukan Pelanggaran Netralitas di Pilkada 2020

SPIRITSUMBAR.COM, Padang – Sebanyak 50 Aparatur Sipil Negara (ASN) terjebak pelanggaran netralitas pemilihan kepala daerah ...