Minggu , 26 September 2021
Depan - Info Terkini - Sementara, Gol Vizcara Tumbangkan Semen Padang
Kegembiraan pemain Semen Padang saat merayakan kemenenangan (foto: fb Rio Juanda)

Sementara, Gol Vizcara Tumbangkan Semen Padang

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Semen Padang kembali melakukan pertandingan tandang  dalam lanjutan Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016 . Lawan yang dihadapi tim Kabau Sirah adalah Arema Cronus yang juga merupakan tim jago kandang di Stadion Kanjuruhan Kab. Malang,  Jumat (1/7/2016)

Baca juga: Semen Padang FC, Berharap Tuah di Kanjuruhan

Baru saja pluit pertanda kick off ditiup wasit, Arema Cronus langsung menggebrak. Malahan, Hamka Hamzah nyaris saja menjebol gawang Semen Padang yang dikawal Rivky Mukodompit.

Namun para pemain Semen Padang tak tinggal diam, Isyad Maulana dan Nur Iskanda juga berupaya menjebol gawang Arema Cronus yang dikawal Kurnia Meiga. Namun, serangan yang dibangun Semen Padang terlalu monoton dan mudah dibaca oleh pertahanan Arema Cronus.

Seperti pada menit 14, Nur Iskandar berhasil lolos dari pertahanan tim yang berjuluk Singo Edan ini, namun seranganya berhasil dimentahkan oleh Hamka Hamzah. Begitu juga serangan yang dibangun melalui Hengky Ardiles pada menit 16, berhasil dipatahkan Esteban Vizcara.

Tragisnya, Cristian Gonzales nyaris menjebol gawang Semen Padang pada menit ke 18. Beruntung tendangannya melambung di atas mistar gawang. Malahan,  giliran Hamka Hamzah yang nyaris menjebol gawang Semen Padang menit ke 24. Tapi tendanganya membentur tipis diatas gawang Rivky.

Namun, petakan bagi Semen Padang terjadi juga pada menit-menit akhir babak pertama. Sundulan Hamka Hamzah yang mengarah pada gawang kosong disambut dengan Esteban Vizcara dengan tendangan enteng menit 45. Maka berubahlah kedudukan 1-0 untuk keunggulan Arema Cronus sampai wasit meniup pluit pertanda babak pertama berakhir.

DATUAK

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...