Minggu , 19 September 2021
Depan - Covid19 - Semen Padang FC Menang Besar
Pemain Semen Padang berupaya menahan bola
Pemain Semen Padang berupaya menahan bola

Semen Padang FC Menang Besar

Print Friendly, PDF & Email

Memasuki menit ke-20, tim Kabau Sirah hampir saja mampu menggandakan keunggulan. Setelah Flavio Beck mendapatkan peluang emas. Beruntung Adhitya Harlan mampu melakukan blok krusial terhadap tendangan dari Flavio Beck.

Walau serangan demi seranganterus dilakukan tuan rumah, namun tetap tidak membuahkan hasil. Padahal, sudah beberapa kali para penyerang tuan rumah berhasil menusuk ke pertahanan Semen Padang.

Malahan peluang justru didapatkan Semen Padang melalui  Flavio Beck. Namun,  tendangan keras dari luar kotak penaltinya, berhasil ditepis oleh kiper tuan rumah, Adhitya Harlan.




Gantian tim tuan rumah yang mendapatkan peluang emas, terjadi kemelut gawang di lini belakang Semen Padang hanya saja belum bisa dimanfaatkan oleh Barito Putera. Hingga babak pertama berakhir,  Semen Padang masih unggul satu gol atas tuan rumah lewat gol tunggal dari Vanderlei pada menit 10.

Paruh kedua dimulai, permainan agresif langsung ditampilkan oleh kubu tuan rumah di awal pertandingan. Berkali-kali penetrasi yang coba dilakukan oleh Samsul Arif dan Rafael da Silva di lini depan masih belum menembus solidnya lini pertahanan tim tamu.



Semen Padang selaku tim tamu justru mampu bermain lepas sehingga membuat aliran bola bisa berjalan dengan baik. Vanderlei mampu mencetak brace tepat pada menit ke-79 setelah sundulannya mampu menjebol jala gawang tuan rumah.

Empat menit berselang, tim tamu semakin menjauh setelah Flavio Beck mencetak gol ketiga Semen Padang lewat tendangan jarak jauhnya. Hingga babak kedua berakhir, Semen Padang mampu mempertahankan keunggulan skor 0-3 atas Barito Putera.

Halaman

[ 1 ]   [ 2 ]   [ 3 ]   [ All ]

Simak Video : Highlight Barito Putra vs Semen Padang

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...