Selasa , 22 September 2020
Beranda - Berita Pilihan - Seluruh Positif Covid-19 Sembuh, Uji Swab Distop Sementara
Walikota Padang Panjang, Fadly Amran
Walikota Padang Panjang, Fadly Amran

Seluruh Positif Covid-19 Sembuh, Uji Swab Distop Sementara

Print Friendly, PDF & Email

Padang Panjang, Spiritsumbar.com,-  Pasca  sembuhnya seluruh  pasien positif covid-19  Padang Panjang, Sumatera Barat, untuk  sementara waktu,  uji swab dari pengembangan  kasus sebelumnya diakhiri.

Kecuali ada temuan kasus  positif covid-19  yang baru, hingga memerlukan pengembangan riwayat kontak pada keluarga dan orang-orang terdekat untuk  uji swab yang ditangani langsung oleh DKK . “Tapi kita tak berharap itu terjadi. Mudah mudahan angka pasien corona di Kota Padang Panjang stop di angka 25.  Cukuplah sudah, jangan ada korban lain”, ujar Kepala DKK setempat, Nuryanuwar, kepada spiritsumbar.com.

Beda dengan pasien dalam pantauan (PDP)  tetap akan diuji swab. Sampel spesimen itu diambil oleh RSUD untuk dikirim ke labor biomedik FK Unand.

Hingga Kamis, 4/6/20, jumlah PDP di Padang Panjang tercatat  sebanyak 16 orang. Sebanyak  9 orang negatif sembuh, 1 orang RDT sembuh (negatif), 3 orang diantaranya meninggal di RSUP M.Djamil Padang, dengan hasil uji swab negatif, 2 orang masih dirawat, dan 1 orang lainnya  isolasi rumah.



Menyusul sembuhnya 2 orang pasien terakhir ke-24 dan 25, hari ini, maka Padang Panjang Kota berjuluk Serambi  Mekah ini kembali zero covid-19  seperti halnya sebelum akhir April lalu.

Tidak hanya RF dari Kerurahan Guguk Malintang, dan ME dari  Kelurahan Balai Balai, dua karyawan AB Mart, yang sembuh hari ini (4/6/20), tapi,  seorang tenaga kesehatan Padang Panjang yang masuk data Tanahdatar, karena berdomisili di Kecamatan X Koto Tanahdatar, juga dinyatakan  sembuh alias negatif, ujar Ucok, petugas penanganan covid di DKK secara terpisah kepada Spiritsumbar.com.

Diantara Pasien Covid-19 Padang Panjang yang Sudah Sembuh
Diantara Pasien Covid-19 Padang Panjang yang Sudah Sembuh

Kini  Padang Panjang sudah bebas covid-19. Walau begitu, Walikota Padang Panjang  Fadly Amran  melalui  Kadis Kominfo, Ampera Salim, mengingatkan agar masyarakat  tidak lengah. “Baik di masa transisi, maupun di era new normal nanti semua harus patuh pada peraturan,  dan hidup sesuai protokol kesehatan covid-19”, kata Wako termuda di Sumbar ini.

“Diluar ruangan pakai masker, melakukan social dan physical distancing, stay at home, tingkatkan imun tubuh dengan berolahraga, makan yang bergizi, berfikiran positif dan berdoa pada Allah SWT agar diberi perlindungan”, tambahnya lagi.

Sekedar mengingatkan kembali, warga covid-19 di Padang Panjang mulai ada sejak 30 April 2020 dan diumumkan secara resmi pada 1 Mei 2020.  Berawal dari NS warga Tanahdatar yang diketahui positif covid-19 setelah dirujuk dari RSUD Padang Panjang ke RSUP. M. Djamil Padang.



Dari sana, 70 orang tenaga kesehatan menjalani uji swab, hasilnya 14 orang nakes positif covid. Selanjutnya  jumlah positif berkembang menjadi 25 orang di kota kecil 23km2 yang terdiri 2 kecamatan, dan 16 kelurahan itu.

Setelah dilakukan tracking dan tracing telah 1074 orang warga yang menjalani uji swab dengan hasil 25 positif selebihnya negatif.

Seiring  dengan itu, satgas PPVC pun  bekerja semakin gesit dan aktif siang dan malam. Saran, himbauan demi himbauan, edukasi, berbagi masker, sterilisasi tempat tempat umum dengan disinfektan, serta memperketat pintu masuk kota ini terhadap orang luar yang masuk, tak luput  oleh tim penanganan covid.

Jika saja di era new normal nanti, dimana terjadi beberapa pelonggaran, warga tidak taat memakai masker, inilah yang sangat dicemaskan  dokter spesialis paru RSUD Padang Panjang, Yeni Muchtar. Sarannya, Pemko dan tim bekerja keras lagi untuk menyadarkan masyarakat agar taat aturan. Tidak ada salahnya warga  yang melanggar protokol kesehatan covid diberi sanksi, kata Yeni, orang pertama yang menangani pasien covid-19  di RSUD Padang Panjang kepada The Public (grup spiritsumbar.com). (Yetti Harni)

Tip & Trik

loading…


<<< Sebelumnya

Selanjutnya>>>



Tentang Yetti Harni

mm

Baca Juga

Bimbingan Konseling

Strategi Bimbingan dan Konseling di Masa Pandemi

Melalui teknologi, peserta didik bisa maksimal menerima layanan Bimbingan dan Konseling. Memberikan layanan bimbingan dan ...