Depan - Berita Pilihan - Selang Waktu 1 Jam, Satres Narkoba Polres Padang Panjang Tangkap 2 Terduga Penyalahgunaan Narkoba
Barang bukti yang diamankan dari RN
Barang bukti yang diamankan dari RN

Selang Waktu 1 Jam, Satres Narkoba Polres Padang Panjang Tangkap 2 Terduga Penyalahgunaan Narkoba

Print Friendly, PDF & Email

Padang Panjang, Spiritsumbar.com- Hanya berselang waktu satu jam  Satres Narkoba Polres Padang Panjang berhasil  menangkap 2 orang  terduga penyalahgunaan narkoba di dua lokasi  berbeda. Pertama terhadap DW (40 tahun) tahun di Kelurahan Sigando,  Kota Padang Panjang, serta RN (26 tahun) di jalan Lubuak Bauak, Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Menurut Kapolres Padang Panjang, AKP Apri Wibowo, SIK, melalui  Kasat Narkoba, AKP Witriza Wati, SH, MH yang dirilis pada WAG Humas Polres Padang Panjang, penangkapan DW dilakukan sekitar pukul 9.00 WIB, Selasa (23/2).  Atas pengembangan kasus ini terseretlah  nama RN  yang akhirnya ditangkap di  Batipuh, daerah hinterland  Padang Panjang yang secara administratif  masuk Kabupaten Tanah Datar, namun termasuk wilayah hukum Polres Padang Panjang.

RN, pemuda yang berstatus mahasiswa (tidak bekerja) ini dicokok tanpa melakukan perlawanan sekitar pukul 10.00 WIB, dengan dilihat langsung oleh para saksi. Setelah dilakukan penggeledahan di rumahnya, Lubuak Bauak, Batipuh, personel Satres Narkoba Polres Padang Panjang berhasil mendapatkan barang bukti berupa narkotika golongan I sabu dengan berat total 16,95 gram. Barang haram tersebut terbagi  ke dalam 8 paket plastic bening klip putih  dan 1 paket  dalam plastic bening berklip merah.

Menjawab pertanyaan Spiritsumbar.com, Kasat Narkoba Polres Padang Panjang, Witriza Wati, mengatakan RN merupakan pemain lama. Tak hanya pemakai, dia diduga ikut sebagai  pengedar narkoba. Selain sabu, juga diamankan barang bukti lainnya seperti 1 (satu) buah tas jinjing kain flanel warna orange, pipet dan timbangan digital. Untuk penyelidikan lebih lanjut dia bersama barang bukti dibawa ke Polres Padang Panjang.

Sebelum RN ditangkap, kepolisian  berhasil menciduk DW (40 tahun) di Sigando, Padang Panjang Timur. Dalam KTP, DW yang bekerja sebagai wiraswasta ini, beralamat di Kelurahan Silaing Bawah Kota Padang Panjang. Dia diburu atas laporan masyarakat bahwa DW  diduga  memiliki, menyimpan, menguasai, memakai Narkotika Gol. I Jenis Sabu.

Dari hasil penggeledahan di rumahnya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,02 gram, satu buah kotak rokok sampoerna yang didalamnya terdapat satu buah kaca pirek yang berisikan sabu yang dibungkus dengan kertas timah, satu buah korek api/mancis merek Sampoerna, tiga buah sedotan kecil warna bening, dan satu  buah alat hisap sabu berupa bong yang terbuat dari botol kaca.

Berdasarkan catatan Spiritsumbar.com, ini kasus  ke-8 dan 9 yang terungkap sejak  Kasat Narkoba Polres Padang Panjang dijabat perwira wanita, AKP Witriza Wati, SH, MH, yang dilantik 20 Oktober silam. Antara lain terjadi di  Kecamatan Batipuh Tanah Datar yang masuk ke wilayah hukum Polres Padang Panjang, berikut  Kampung Manggis, Kelurahan Balai-Balai, di Tanah Pak Lambik, serta Bukit Surungan, Kota Padang Panjang.

Seperti diakui Witriza Wati pada Spiritsumbar.com sebelumnya, dia ingin  Padang Panjang menjadi zero narkoba. Karena itu Wit, yang sebelum menjadi Polwan sempat bekerja sebagai perawat ini, menjadikan pemberantasan peredaran narkoba skala prioritas  dalam bertugas. Sejalan itu dia menghimbau para orang tua memberi perhatian ekstra pada anak-anaknya, Sebab bahaya narkoba sudah semakin meluas dan meningkat. (yetti harni)

 

 

 

Profil Yetti Harni

mm

Baca Juga

Antrian Solar Mengular, Ternyata Ini Penyebabnya

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Puluhan kendaraan berukuran besar ciptakan antrian panjang pada beberapa SPBU di Sumatera ...