Minggu , 29 November 2020
Beranda - Berita Pilihan - Selalu di Fitnah, Indra Catri Nilai Nasrul Abit Seperti Tokoh Imbang Jayo Dalam Kaba Cindua Mato

Selalu di Fitnah, Indra Catri Nilai Nasrul Abit Seperti Tokoh Imbang Jayo Dalam Kaba Cindua Mato

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Pesisir Selatan — Calon Wakil Gubernur Sumbar, Indra Catri, meminta masyarakat tidak termakan fitnah terhadap Nasrul Abit.

Ia menyampaikan hal itu ketika berkunjung ke kampung halaman Mantan Bupati Pesisir Selatan (Pessel) , Mohammad Zaini Zen, di Nagari Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Sabtu (24/10/2020).

“Masyarakat Sumbar, apalagi Pessel, jangan sampai termakan fitnah terhadap Pak Nasrul Abit. Mulai dari ijazah palsu sampai keturunan PKI, semuanya mentah,” ujarnya.



Indra Catri mengatakan bahwa tak hanya Nasrul Abit yang difitnah. Ia juga dikriminalisasi dengan kasus yang tidak ada sangkut paut dengan dirinya. Fitnah yang dimainkan itu seperti tokoh Imbang Jayo dalam kaba Cindua Mato.

“Seperti Imbang Jayo dalam kaba Cindua Mato, menebar fitnah. Bapak ibu jangan terpengaruh. Ini tahun politik. Banyak fitnah untuk menjatuhkan kami,” ucapnya.

Nasrul Abit, kata Indra Catri, sudah terbukti 20 tahun berkiprah di Sumbar, dari menjadi Wakil Bupati Pessel, Bupati Pessel dua periode, lalu menjadi Wakil Gubernur Sumbar

“Kalau ijazah palsu, mana mungkin Pak Nasrul Abit bisa menjabat. Pertanyaan lain, kenapa baru sekarang isu itu dimainkan, termasuk isu PKI?” katanya.

Sementara itu, Aprinal Tanjung, tokoh masyarakat Pessel, mengatakan bahwa masyarakat sudah cerdas dan tidak mudah termakan hoax. Masyarakat paham bahwa isu itu hanya untuk menjatuhkan jagoan mereka pada Pilgub Sumbar.

“Semakin banyak fitnah yang tak jelas itu semakin kuat tekad kami untuk memenangkan NA-IC,” tuturnya. (rel/adv)

Tip & Trik

loading…


 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin dalam kegiatan FGD dengan tema "Implementasi Peran dan Tugas DPD RI Dalam Rangka Pemantauan dan Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah" di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah

Mahyudin: DPD RI Punya Peran Strategis Dalam Pembentukan Hukum Pusat dan Daerah

SPIRITSUMBAR.COM, Kalimantan Tengah – Wakil Ketua DPD RI Mahyudin mengatakan DPD RI memiliki peran yang ...