Depan - Pendidikan - Artikel - Sekolah Bukan Sekedar Nilai
Eliga Fitria
Eliga Fitria

Sekolah Bukan Sekedar Nilai

Print Friendly, PDF & Email

Oleh : Eliga Fitria, S.Pd (Guru SDN.07 Pandam Gadang)

Sekolah, adalah suatu lembaga yang digunakan untuk kegiatan belajar bagi para peserta didik. Serta menjadi tempat memberi dan menerima pelajaran. Sekolah juga merupakan salah satu tempat atau sarana bagi peserta didik utuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan.

Sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan anak. Tidak hanya ilmu pengetahun. Sekolah juga merupakan tempat untuk anak mempelajari hal-hal lain seperti belajar bersosialisasi, belajar untuk saling mengahargai dan lainnya.

Pada zaman sekarang pendidikan anak sudah dimulai sejak dini. Mulai dari Paud, TK, SD, SMP, SMA dan terus ke jenjang yang lebih tinggi.

Ketika seorang anak mulai memasuki dunia sekolah, mereka sudah diberi tuntutan oleh orang tua. Mulai dari harus rajin belajar, tidak boleh bolos sekolah, sampai harus memiliki nilai yang tinggi agar nantinya bisa meneruskan ke sekolah yang bagus juga.

Hal ini tidaklah salah, namun alangkah lebih baiknya jika orang tua memberikan berbagai motivasi lain. Agar anak lebih memahami makna dari bersekolah. Contohnya, ikut kata ibu guru ya nak, sopan sama guru ya nak, main sama teman-teman ya jangan sendirian saja. Dan lainnya. Sehingga seorang anak tidak hanya terfokus pada nilai akademik saja tetapi juga nailai-nilai lain saat bersekolah.

Terkadang seorang peserta didik hanya mempedulikan berapa nilai yang ia dapatkan ketika ia mengerjakan tugas yang diberikan gurunya. Tidak jarang peserta didik yang tidak memahami apa yang dipelajarinya.

Padahal dalam proses pembelajaran guru mengharapkan peserta didik memahami dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari tentang apa yang ia pelajari. Namun karena anak terfokus pada nilai, hal ini terabaikan.

Selain itu terkadang guru juga mengabaikan pemahaman peserta didik. Sering guru merasa puas dengan nilai peserta didik yang tinggi. Walaupun mungkin nilai yang ia dapatkan itu adalah hasil dari mencontek.

Kita tahu bahwa dalam pendidikan tidak hanya terfokus pada nilai akademik saja. Ketika seorang anak memasuki dunia pendidikan. Kita mengharapkan anak bisa mendapatkan berbagai macam ilmu pengetahuan. Tidak hanya ilmu pengetahuan saja namun anak juga harus mendapatkan pendidikan.

Di sekolah anak diharapkan dapat menjadi anak yang bersosial, mengahargai, dapat saling bekerja sama, dan juga anak yang berpendidikan. Selain itu, kita juga mengharapkan anak- anak tersebut dapat mengaplikasikan ilmu yang ia perroleh untuk hidup di tengah-tengah masyarakat.

Tidak jarang kita melihat seorang anak yang melawan pada gurunya. Selain itu kita juga sering mendengar adanya peserta didik yang memukuli temannya.
Walaupun di sekolah mereka belajar tentang sopan-santun dan etika besosial, saling menghargai, bekerjasama dan banyak lainnya. Terkadang mereka tidak menerapkan ilmu yang mereka dapat dalam kehidupannya. Kereka mereka hanya terfokus pada ilmu, namun tidak pendidikan.

Dari hal-hal tersebut timbul pertanyaan, apa sebenarnya fungsi dari sekolah itu. Mugkin sebagian kita akan menjawab bahwa sekolah adalah tenpat menuntut ilmu, atau mungkin kita akan menjawab bahwa sekolah adalah tempat untuk mencerdaskan anak.

Namun tak jarang kita mendengar bahwa sekolah hanya untuk tempat mencari nilai. Terkadang ini membuat kita mengabaikan hal-hal lain yang lebih penting dari hanya sekedar nilai.

Beberapa anak beranggapan bahwa nilai adalah yang utama dan terpenting tanpa mempedulikan prosesnya dan penerapannya.sering kita hanya fokus terhadap satu hal, sehingga mengabaikan hal penting lainnya.

Oleh karena itu penting bagi kita untuk memberikan penjelasan sejak dini kepada pada peserta didik kita bahwa sekolah bukan hanya sekedar mencari nilai akademik saja. Namun juga ada pores yang harus mereka aplikasikan dalam kehidupan mereka nantinya.

Oleh karena itu, perbaikilah niat kita untuk ke sekolah. Jangan hanya mencari nilai saja, tetapi juga untuk mendapat pendidikan dan juga agar ilmu yang kita peroleh disekolah dapat diaplikasikan dirumah dan lingkungan masyarakat. Sekolah bukan sekedar nilai.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

KI Sumbar gelar bimtek dengan Mentawai

3 Komisioner KI Sumbar Keroyok PPID Mentawai

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Jarak bukan menjadi penghalang bagi Komisi Informasi Sumatera Barat ((KI Sumbar) untuk ...