Selasa , 24 November 2020
Beranda - Pendidikan - Kampus - SDN 21 Batang Kapas, Menuju Adiwiyata Tingkat Nasional
adiwiyata - ilustrasi
adiwiyata - ilustrasi

SDN 21 Batang Kapas, Menuju Adiwiyata Tingkat Nasional

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Setelah sukses meraih piagam Adiwiyata sebagai kategori sekolah berwawasan peduli lingkungan, baik ditingkat Kabupaten maupun Provinsi, kini SDN 21 Limau Sundai, Kecamatan Batang Kapas, giat berbenah menuju adiwiyata tingkat Nasional.

Bahkan jika nanti membuahkan hasil pada tingkat Nasional, di level Internasional pun kian diusahakan demi mengharumkan nama Kabupaten Pesisir Selatan dipenjuru dunia.

Ungkapan optimis itu disampaikan Kepala SDN 21 Batang Kapas, Sukarni, M.Pd pada The Public beberapa waktu lalu.

Tidak mudah untuk mencapai hasil terbaik, sebutnya, itu semua harus berawal dari keinginan, kekompakan serta dukungan oleh berbagai pihak. “Berprestasi bisa diraih asalkan kita punya tekad bulat dalam mewujudkan keinginan. Namun, dukungan berbagai pihak serta kordinasi erat melalui lembaga pendukung, maka semua pekerjaan tidak akan jadi sia-sia, ” terang Sukarni, Sabtu, 27/2 di ruang kantornya.

SDN 21 yang berbasis peduli lingkungan serta lengkap dengan berbagai program penghijauan disekitar teras sekolah mengukir prestasi satu demi satu. Tidak puas dengan satu hasil, maka beragam upaya akan diusahakan bagaimana lembaga pendidikan tersebut bisa dijadikan contoh teladan bagi 32 sekolah dasar yang ada di Kecamatan Batang Kapas.

Dijelaskannya, berbenah sebagai sekolah adiwiyata dalam memasuki kategori tingkat nasional, artinya, akan memperbaiki segala kekurangan dan kendala yang dirasa belum terselesaikan “ yang kurang ditambah, yang jelek diperindah dan yang bagus akan disulap lebih mempesona” ungkapan percaya diri Sukarni, demi kemajuan sekolah dalam bermacam bidang.

Berdasarkan SK. Gubernur Sumatera Barat No. 660-426-2015 Tanggal 9 Juni 2015 tentang Penetapan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2015, terdapat 43 sekolah yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Provinsi . Ke-43 sekolah itu, terdapat 4 sekolah yang mewakili Pesisir Selatan, yakni SDN 21 Limau Sundai, Batang Kapas, SDN 08 Painan, SDN 01 Barung-Barung Balantai, dan MTSN Salido.

Setalah menerima piagam adiwiyata provinsi yang diserahkan oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno tahun 2015 lalu, dkatakan, Sekarang saatnya, untuk membuktikan bisa maju dan berprestasi di tingkat nasional.

Perjalanan waktu prestasi terus bergulir, sebelumnya SDN 21 itu dikelolah oleh Zainal Efendi, yang juga membawa banyak kemenangan. Namun setelah digantikan oleh Sukarni, berbagai penghargaan pun juga selalu lekat mengguyuri kesuksesan. “ Seharusnya kita bangga akan keberhasilan sekolah ini, dan butuh dukungan seluruh stakeholder. Bahkan saya berprinsip, Keberhasilan itu berkat kebersamaan. Tanpa pembedaan. Merangkul bagian anggota secara optimal juga jalan menuju kemenangan” terangnya.

NIKO

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Jurusan Bahasa Inggris PNP Lakukan PPKM di SDN 01 Sawahan Padang

Spiritsumbar.com, Padang – Sebagai bentuk komitmen untuk berbagi ilmu, walau di masa pandemi, Jurusan Bahasa ...