Wawako Asrul juga memuji, karena peringatan World Tourism Day (Hari Pariwisata Dunia) 2019 di Sumatera Barat hanya satu-satunya dari Kota Padang Panjang yang ada kegiatan event cukup meriah. Terobosan ini diharapkan akan terus dilanjutkan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.
Karena, dari event yang berkelanjutan dan dikembangkan itu juga akan berpotensi meningkatan keramaian kunjungan wisatawan. Selanjutnya, juga akan berpengaruh pada peningkatan ekonomi kota dan penerimaan asli daerah (PAD), di samping peningkatan aneka usaha ekonomi warga.
Sebelumnya, support dan harapan senada juga disampaikan oleh Plt.Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Panjang, Medi Rosdian di antara sambutan singkatnya saat membuka PAI-I/2019 itu paginya. Itu sebabnya, Dinas Pariwisata memberikan dukungan dan bantuan fasilitas terhadap pelaksanaan event tersebut.
Laporan Pimpinan The Planners Padang Panjang, Rahma Mutiara Jeyhan, menyebut PAI-I/2019 digelar sejalan upaya ikut berkontribusi memeriahkan WTD 2019 di Kota Padang Panjang, meningkatkan kunjungan wisatawan dan ekonomi daerah. Berikut, ikut memberi wadah bagi anak-anak dalam penyaluran bakat dan berkarya.