Selasa , 21 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Rusdianto: Ada Perubahan di Musrenbang 2022 Kota Padang Panjang

Rusdianto: Ada Perubahan di Musrenbang 2022 Kota Padang Panjang

Print Friendly, PDF & Email

Padang Panjang, Spiritsumbar.com – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kota Padang Panjang 2022 yang digelar mulai Januari 2021 ini mengalami sedikit perubahan. Pertama, Musrenbang tingkat RT ditiadakan. Kedua, pelaksanaan forum lintas perangkat daerah (FLPD) kota nanti akan ada sedikit inovasi.

Perubahan tadi menurut Kepala Bappeda Kota Padang Panjang, Rusdianto, tidak menyalahi sistem penyusunan rencana kegiatan pembangunan daerah (RKPD). Seperti Musrenbang RT sebagai Pra Musrenbang Kelurahan itu, tidak ada dalam sistem. Tapi itu dibolehkan untuk optimal penampungan aspirasi warga.

Lalu, kenapa Musrenbang Kelurahan (Musrenbangkel) 2022 yang digelar bergiliran sejak 11 Januari 2021 itu tanpa diawali Musrenbang RT? Rusdianto menyebut, karena  usulan RKP 2020 yang sudah masuk APBD 2020 itu banyak tidak terlaksana, lantaran refocusing anggaran untuk mengatasi dampak Covid-19.

Dengan kondisi itu, jika Musrenbankel 2022 tetap diawali dengan Musrenbang tingkat RT (Rukun Tetangga), akan terjadi tumpukan usulan RKP. Sebab, usulan RKP lama saja sedikit yang terialisir, karena faktor refocusing anggaran APBD 2020 menghadapi dampak wabah Covid-19, penyakit akibat virus CARS-CoV2 itu.

Persoalan itulah yang disampaikan di awal kegiatan Musrenbangkel 2022 pada Januari 2021 ini di setiap kelurahan, agar warga paham kenapa banyak usulannya gagal terwujud di APBD 2020 lalu. Berikut, usulan RKP-2020 yang gagal terlaksana itu disarankan ajukan lagi jadi usulan RKP-2022, ditambah usulan baru.

Kesepakatan Pemko lewat Bappeda dengan camat dan 16 lurah/LPM se Kota Padang Panjang, pada Musrenbangkel 2022 di Januari 2021 ini jumlah usulan RKP-2020 dari kelurahan dibatasi jadi 12 usulan untuk kelurahan tipe besar, 9 usulan (kelurahan tipe menengah), dan 6 usulan (kelurahan tipe kecil).

Berdasarkan jadwal kegiatan Musrenbang 2022 pada 2021 ini di Kota Padang Panjang, pelaksanaan Musrenbangkel secara bergiliran yakni 11-22 Januari 2021. Terus, Musrenbang Kecamatan pada 2-3 Februari 2021, yang disusul kegiatan investigasi ke lapangan atas usulan RKP yang diajukan tersebut.

Sedang Musrenbang Kota untuk menyusun draf rencana kegiatan pembangunan daerah (RKPD) tingkat Kota Padang Panjang pada 2022 datang itu akan digelar pada 31 Maret 2021 datang. Pesertanya antara lain utusan OPD Pemko, DPRD, MUI, KAN, akademisi, pemuka masyarakat dan Ormas.

Menjelang pelaksanaan Musrenbang 2022 tingkat Kota Padang Panjang itu, Kepala Bappeda Rusdianto menyebut akan ada forum OPD yakni forum antar lintas perangkat daerah Kota Padang Panjang. Kegiatan ini merupakan inovasi Pemko Padang Panjang sebagai upaya penajaman draf RKPD.

Pada forum OPD di Maret 2021 datang itu, pola pelaksanaannya akan sedikit beda. Sebab, forum OPD ini akan dibagi 4 sektor besar, yakni sektor ekonomi, kesehatan, pendidik dan infrastruktur. Untuk sektor ekonomi, misalnya, OPD akan diundang antara lain Dinas Koperindag, Pertanian, Pariwisata dan PM-PTSP.

Apakah di forum OPD ini ada peluang dari unsur non pemerintahan ikut diundang jadi peserta? Bagian pertanyaan ini ditanggapi oleh Rusdianto sebagai sebuah masukan positif. Kita akan pelajari, katanya.(yett/jym)-

 

Profil Yetti Harni

mm

Baca Juga

Kejar Target, Vaksinasi Sasar SMAN 6 Sijunjung

SPIRITSUMBAR.com, Sijunjung – Polres Sijunjung dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, launching Gerai Vaksin tingkat sekolah ...