Sabtu , 25 September 2021
Depan - Headline - Rombongan Bupati Dharmasraya Serbu Padang
Bupati Sutan Riska bersama Ketua DPRD Sumbar
Bupati Sutan Riska bersama Ketua DPRD Sumbar

Rombongan Bupati Dharmasraya Serbu Padang

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Wabup H. Amrizal Dt. Rajo Medan, hari kedua lebaran,  Kamis, (7/7/2016)

Tak tanggung-tanggung, bupati juga membawa serta Ketua DPRD H. Masrul Maas, Wakil Ketua Ampera Dt. Labuan Basa dan para pejabat teras Pemkab untuk sowan kepada Gubernur Irwan Prayitno dan para pimpinan daerah Sumatera Barat. Selain berlebaran, para petinggi Dharmasraya itu juga promosi daerah dan manjuluak kue pembangunan.

Keberangkatan para pemimpin dan punggawa Dharmasraya diawali dari rumah dinas bupati sekitar pukul 07.30 Wib. Rombongan terdiri atas 13 mobil dinas dan sejumlah mobil pribadi.

Kepala dinas yang mobilnya sudah tua, terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, dan ada yang memilih berangkat duluan pada sore hari sebelunnya dan menunggu di gubernuran. Perjalanan ke ibukota provinsi ditempuh dalam tiga jam perjalanan dengan dikawal patroli Polres Dharmasraya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menunggu para tamunya di auditorium gubernuran. Ia duduk di pelaminan bersama isterinya Nevi IP. Para tamu yang datang langsung bersalaman dengan orang nomor satu di Sumatera Barat.

Ia juga tidak keberatan jika ada tamu yang minta difoto. Usai bersalaman, para pejabat Dharmasraya kemudian menikmati hidangan sederhana, ada bakso, ada juga nasi goreng. Rombongan Dharmasraya banyak yang memilih makan nasi goreng dan menikmati panganan ringan yang merupakan makanan tradisional.

Rupanya, selain Bupati Dharmasraya dan para pejabat terasnya, tamu gubernur yang sudah tiba lebih dulu ada Wako Padang Panjang Hendri Arnis, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dan sejumlah kepala daerah di Sumbar.

Tak urung, para pemimpin dari kabupaten dan kota itu terlibat senda gurau ringan nan renyah. Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan tampak menjadi perhatian banyak orang karena masih muda dan tampan. Lain lagi dengan gaya ceplas ceplosnya Wabup Rajo Medan yang kerap mengundang tertawa ngakak di antara para pemimpin.

Akhirnya, sejumlah bupati dan walikota pamit secara bersama meninggalkan gubernuran. Mereka berjalan kaki menuju kediaman Wakil Gubernur Nasrul Abit yang posisinya persis di samping kiri Kantor Gubernur, atau terletak di depan gubernuran.

Wagub Nasrul Abit menyambut kedatangan tamu agung dan menyilahkan tamunya untuk mencicipi hidangan kas. Di rumah Wagub juga disuguhi hidangan tradisional dan para tamu yang umumnya pejabat melahap hidangan yang tersedia. Kelihatannya di gubernuran perutnya belum terisi semua. Makanya, hidangan di rumah Wagub sedikit tersamu oleh tamu dari kabupaten dan kota.

Usai bertandang ke rumah Wagub, para bupati dan walikota berjalan kaki menuju rumah dinas Ketua DPRD, Ir. Hendra Irwan Rahim. Di rumah dinas ketua DPRD, para bupati dan Wako duduk dalam satu meja.

Ketua DPRD, memperkenalkan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan sebagai raja dan bupati. Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Sutan Riska untuk mengenalkan potensi wisata budaya Dhamasraya kepada bupati dan walikota. Sementara bupati lain memperhatikan dengañ seksana.

Dari rumah Ketua DPRD, rombongan bupati dan walikota kembali bertolak jalan kaki menuju rumah Danrem 032/Wbr Brigjen Bhakti Agus Fajari. Jenderal bintang satu yang dituju itu telah menunggu di teras rumah dinasnya didampingi para Dandim. Usai bersalaman, rombongan duduk mengitari meja bundar.

Wabup Rajo Medan melempar isu mengenai pembangunan Makodim Dharmasraya. “Bilo kito mulai pembangunan Makodim itu,” ujar putra asli Sungai Kambuik.

Danrem kemudian menjanjikan secapatnya pembangunan Makodim Dharmasraya. Sementara para pemimpin daerah lainnya terpaksa mengikuti isu isu yang dilontarkan pemimpin Dharmasraya.

Usai dari rumah Danrem, para bupati dan Walikota melanjutkan perjalanan ke rumah dinas Sekdaprov Ali Asmar di Jl. Raden Saleh. Disana rombongan juga masih mampu menyapu martabak mesir dan es buah yang dihidangkan tuan rumah. Dan di rumah Sekda inilah rupanya rombongan sepakat untuk membubarkan diri dan kembali ke daerah masing masing.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska juga memberikan kesempatan jika ada anak buahnya yang akan ada acara lain boleh memisahkan diri dengan rombongan Dharmasraya. Akhirnya Bupati Sutan Riska meninggalkan rumah Sekdaprov kembali ke Dharmasraya.

Sementara Wabup H. Amrizal Dt. Rajo Medan menuju mesjid raya Sumbar untuk shalat zuhur di masjid termegah di Sumbar itu sebelum kembali ke Dharmasraya.

EKO

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PON XX Papua 2021, Kontingen Sumbar : Papua Sangat Kondusif

SPIRITSUMBAR.com, Papua – Kondisi empat kluster kota dan kabupaten pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX ...