Minggu , 19 September 2021
Depan - Info Terkini - Reinier-Andri Maran Dimata Politisi Kota Solok

Reinier-Andri Maran Dimata Politisi Kota Solok

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com,Solok– Setiap tahun Kota Solok menghasilkan tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan beragam, mulai dari tamatan Sekolah Dasar hingga sarjana. Namun sangat disayangkan Kota Solok seperti jalan ditempat, hampir tak pernah ada lapangan kerja yang dibuka. Nyaris semua tenaga kerja bercita-cita menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Masalah lapangan kerja adalah masalah yang paling berat yang dihadapi masyarakat kota beras saat ini. Masalah ini akan bisa terpecahkan jika Kota Solok dipimpin oleh orang yang berlatar belakang pengusaha. Karena pengusaha merupakan sosok  perencana yang sangat matang dalam memajukan perusahaannya. Pengusaha dalam menjalankan usahanya pasti tidak sembarangan.

Disamping itu, pengusaha memiliki jaringan yang luas dan selalu menjaga kepercayaan dengan  memberikan pelayanan terbaik pada rakyatnya. Memastikan kepercayan rakyat menjadi prioritas utama

“Inilah yang menjadi keunggulan seorang pemimpin yang berlatar belakang pengusaha karena setiap kebijakan yang di keluarkan pasti ia akan memikirkan secara matang agar tidak merugikan daerah  yang ia pimpinar ,”ujar anggota DPRD Kota Solok dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Irwan Sari In, di Solok,Solok, Senin (12/10).

Dikatakan Irwan, sejak Kota Solok berdiri, belum pernah dipimpin oleh orang yang berlatar belakang pengusaha. Kota penghasil beras berkualitas premium ini selalu dipimpin oleh orang yang berlatar belakang birokrat dan politikus. Sebagaimana lazimnya, birokrat dan politikus itu hanya pintar membelanjakan uang, tapi tak punya kemampuan menghasilkan uang. Sedangkan pengusaha justru sebaliknya. Mereka pintar membuka peluang uasaha untuk menghasilkan uang.

Sekarang Kota Solok akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pada tanggal 9 Desember 2020 nanti masyarakat kota Solok kembali memilih calon walikota dan wakil walikota. Momen Pilkada ini merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Kota Solok memiliki pemimpin dengan latar belakang pengusaha.

“Ditangan pengusaha, letak wilayah kota Solok yang sangat strategis ditambah dengan jargon  Kota Solok sebagai kota perdagangan dan jasa dan tenaga kerja yang melimpah, merupakan potensi besar untuk membuka lapangan kerja. Kota Solok yang digadang-gadang sebagai kota perdagangan dan jasa tak lagi sekedar isapan jempol belaka,”kata politisi PKPI ini.

Lebih jauh dikatakannya, kalau kota Solok dikelola dengan baik, sudah pasti akan terjadi pertumbuhan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja. Maka oleh sebab itu,  kota yang sama sama kita cintai ini sangat layak dan pantas dipimpin oleh sosok pengusaha.

Karena cara berfikir dan bersepekulasi seorang pengusaha, bagaimana kota kecil ini menjadi produktif atau menciptakan daya tarik dari segala sektor, agar dilirik oleh daerah daerah sekitar.

Dari kontestasi yang ada saat ini, sosok yang punya rekam jejak pengusaha ada pada no urut 1. Reinier dan Andri Marant, Reinier sudah berpengalaman di bidang pembangunan insfatruktur dan memahami pemerintahan. Selama menjadi wakil walikota , keberpihakannya terhadap rakyat kecil sudah terbukti dan tak perlu diragukan lagi.

Sedangkan Andri Maran telah berbuat untuk Kota Solok, membangun usaha, dan membuka lapangan kerja. Andri Marant seorang pelaku ekonomi, yang pernah menjadi ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Solok, dan organisasi Kepemudaan Kota Solok.

Andri maran merupakan sosok yang pantas jadi tauladan kaum millenial. Ia besar karena ketekunan dan kegigihannya. Ia menjadi pengusaha sukses karena kemampuan dirinya sendiri. Ia besar bukan karena sokongan keluarga atau karena dukungan finansial dari keluarga. Ia benar benar besar karena potensi intelektual yang ia miliki, bukan besar karena uang.

Ditambahkannya, masyarakat Kota Solok hendaknya  mencaritahu dulu rekam jejak calon walikota dan wakil walikota Solok yang akan kita pilih pada tanggal 9 Desember nanti, karena peran tugas kepala daerah sangat besar untuk mewujutkan kemajukan daerah yang di pimpinnya.(eri)

Profil Eri Satri

mm

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...