Hidup sebagai keluarga kurang berada, memang melengkapi segala derita apalagi rumahnya sudah ditelan si jago merah.
Malang tak dapat ditolak, mujur juga susah diraih, Kejadian itupun berlangsung pada Rabu (30/3/2016) malam pukul 09.30. Saat itu Nurhayati tidak dirumah. Dirinya pergi ke rumah tetangga pada area bawah bukit. Namun setiba didepan pekarangan rumah, isi rumahpun tidak dapat terselamatkan lagi. Seluruh berkas-berkas penting hangus terbakar termasuk ijazah sekolah beserta kartu BPJS.
Beruntung tidak ada korban jiwa dan kerugian ditafsir puluhan juta rupiah dalam insiden tersebut. Meski begitu, pemerintahan daerah Kabupaten Pesisir Selatan cepat tanggap atas kondisi yang melanda Nurhayati.
Pada kamis pagi, Hendrajoni, bupati daerah itu langsung mengunjungi nurhayati serta meminta kepada pihak badan amil zakat (BAZ) segera membantu untuk membangun rumah yang telah ludes sijago merah.
Hendrajoni memberi kata semangat kepada nurhayati, agar peristiwa yang terjadi dapat mengambil hikma dan tabah dalam menjalani roda kehidupan. “Sabar ya buk,, semoga ibu tabah menghadapi musibah ini, semua pasti ada hikma” kata bupati sambil memberikan sedikit santunan dalam amplop putih.