Kamis , 23 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Proyek Puskesmas Silaping Tidak Tepat Waktu, Kontraktor di Sanksi Denda
Pelaksanaan Proyek Puskesmas Silaping yang tidak tepat waktu
Pelaksanaan Proyek Puskesmas Silaping yang tidak tepat waktu

Proyek Puskesmas Silaping Tidak Tepat Waktu, Kontraktor di Sanksi Denda

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Pasaman Barat – Di penghujung tahun 2020 pekerjaan Proyek Rehabilitasi Renovasi Puskesmas Silaping Kecamatan Ranah Batahan, dengan Nomor Kontrak 027/01/SP-PPK/ET-KONSTR/DINKES-2020 dengan waktu pelaksanaan 105 Hari kalender dengan biaya Rp 5.570.000.000 kontraktor pelaksana disanksi pemberlakuan denda.

Pelaksana Lapangan pekerjaan Proyek Rehabilitasi Renovasi Puskesmas Silaping PT. Putra Giat Pembangunan, Ivan mengaku pekerjaan pembangunan Puskesmas Silaping saat ini kontraktor pelaksana diberikan sanksi denda dikarenakan tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak kerja.

Ia mengaku pemberlakuan sanksi denda terhitung 13 Desember 2020 dengan waktu tambahan yang diberikan 50 hari kalender. Adapun item pekerjaan yang dibangun di lokasi Puskesmas Silaping diantaranya yaitu ruang rawat inap, kantor dan gudang genset.

Ia juga mengatakan lokasi pembangunan juga dilakukan pekerjaan pasangan batu kali di sekeliling bangunan rata tinggi pasangan batu kali dengan tinggi1,2 Meter. Ia juga mengaku ada sejumlah titik yang turun dari kontrak awal karena kondisi lapangan. Saat ditanya berapa lebar koporan hingga lebar pasangan, ia tidak merinci dengan tidak mau menjawab pertanyaan awak media.



Saat dilakukan konfirmasi kepada Konsultan Pengawas Fitra Lubis via aplikasi Whatshap mempertanyakan ukuran pasangan batu mulai dari koporan hingga lebar pondasi pasangan batu.

Dia membalas dengan mengirimkan balasan “sabar bang kami juga akan lebih hati – hati bang, insya allah gak bakal merugikan negara dan kemarin udah datang juga pihak kejaksaan bang”

Ia juga mengatakan saat ini kontraktor sudah diberikan sanksi denda. Pada saat pemberian denda bobot pekerjaan dinilai sudah mencapai angka 97 persen.

Sementara di lapangan, pada tanggal 18 Desember 2020 awak media menelusuri pekerjaan di lokasi pekerjaan Puskesmas.  Terlihat sejumlah item pekerjaan masih dalam tahap penyelesaian. Mulai dari pemasangan pintu, jendela, hingga plafon.

Namun di lokasi lapangan pantauan media ini melihat kondisi pekerjaan pembangunan pasangan batu kali pada titik tertentu terlihat asal jadi koporan terlihat tidak utuh. Begitu juga dengan plesteran belum terlihat sempurna masih terlihat kasar tidak mulus.

Berdasarkan papan informasi pada plank proyek tertulis pekerjaan Proyek Rehabilitasi Renovasi Puskesmas Silaping Kecamatan Ranah Batahan, dengan Nomor Kontrak 027/01/SP-PPK/ET-KONSTR/DINKES-2020 dengan waktu pelaksanaan 105 Hari kalender dengan biaya Rp 5.570.000.000 dengan kontraktor pelaksana PT.Putra Giat Pembangunan. Sedangkan, Konsultan Pengawas CV.Nafelindo Consultant dengan Konsultan perencana CV.Rancang Bangun Mandiri. (BUYUNG)

Tip & Trik

loading…


Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bertekad Tetap Informatif, Pessel Gelar Bimtek Pemeringkatan untuk PPID Pembantu

SPIRITSUMBAR.com, Painan – Agenda besar tahunan yang dilakukan oleh PPID Utama Kabupaten Pesisir Selatan (Kab.Pessel) ...