Jika rencana ini terwujud, FSM ke-14/2022 menurut Maiharman dan Kabidnya, Reynold, diyakini tidak saja akan ramai oleh pengunjung dari dalam dan luar Sumbar pada hari pelaksanaan. Tapi juga akan berpengaruh dalam meningkatkan kepopuleran Padang Panjang sebagai salah satu kota pusat seni budaya di tanah air.

Hal itu karena ikut ditunjang adanya Institut Seni Budaya (ISI) Padang Panjang, perguruan seni pertama dan tertua di luar Pulau Jawa yang berdiri sejak 1966. Berikut, kota ini memiliki iklim kota yang sejuk dan pemandangan alam yang sangat indah sebagai kota pegunungan.
Berikut, ditunjang letak kota yang strategis di pertigaan jalan darat jantung Pulau Sumatera. Dekat (sekitar 60 KM) dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Biaya hidup yang relatif rendah, termasuk jika berbelanja di pasar kuliner yang setiap malam ramai oleh pengunjung dari luar kota dan luar provinsi.