Prestasi Sekolah di New Normal

oleh



Kedua, Pola manajemen kepala sekolah di masa new normal. Hal ini dapat dijabarkan dalam bentuk membuat perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi terhadap guru. Guru harus dibekali dengan ilmu dalam membuat perencanaan pembelajaran (dalam kegiatan Lokakarya) agar bisa digunakan untuk peserta didik yang belajar dari rumah dengan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi peserta didik saat ini.

Perencanaan yang telah dibuat guru dipastikan terlaksana secara konsisten agar peserta didik benar-benar bisa belajar dari rumah tidak seperti tatap muka di kelas sebagaimana biasanya. Selanjutnya dilaksanakan monitoring dan evaluasi. Meskipun peserta didik belajar di rumah, evaluasi dan penilaian tetap dilakukan secara berkala baik dalam hal sikap, pengetahuan serta keterampilan dengan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Semua ini harus dilakukan oleh kepala sekolah agar kualitas pembelajaran bisa dipertahankan dengan baik.

Ketiga, pengembangan kompetensi peserta didik sesuai dengan minat dan bakat. Dari segi manajemen, peserta didik dipetakan sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya dan diberi arahan untuk belajar di rumah, jika ada kendala bisa berkonsultasi dengan guru lewat WA,Videocall, menggunakan zoom, google classroom dan lain sebagainya. Jika ada layanan tatap muka di sekolah tetap memperhatikan protokol covid. Menjalin kerjasama antara orangtua peserta didik dengan sekolah, serta guru pendamping perlu ditingkatkan.

Menarik dibaca