Minggu , 29 November 2020
Beranda - Berita Pilihan - Positif Covid-19 Melonjak, Klaster Baru ISI Padang Panjang Terbanyak
Kampus ISI Padang Panjang
Kampus ISI Padang Panjang

Positif Covid-19 Melonjak, Klaster Baru ISI Padang Panjang Terbanyak

Print Friendly, PDF & Email

Padang Panjang, Spiritsumbar.com—Sempat melandai dan turun status dari zona oranye ke zona kuning pada pekan silam, warga terkonfirmasi covid-19 di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Sabtu, 21/11-20 kembali bertambah sebanyak 39 orang. Ini grafik naik tertinggi sejak virus corona masuk Padang Panjang, 1 April 2020 silam.

Seperti dijelaskan Kadis DKK setempat, Nuryanuwar, kepada pers, selain lonjakan pasien covid-19 tadi, 10 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang pria usia 65 tahun, warga Tanah Pak Lambiek meninggal dunia. Dengan begitu total warga terkonfirmasi covid-19 hingga hari ini berjumlah 435 orang dengan perincian; 344 orang sembuh, 6 (enam) orang meninggal dunia, dan 85 orang isolasi/karantina di RSUD Padang Panjang, RSAM Bukitinggi, dan berbagai lokasi karantina lainnya.

Dari data yang ada, pertambahan kasus covid-19 tertinggi hari ini (21/11) berasal dari Kelurahan Silaingbawah sebanyak 10 orang. Kemudian disusul Kelurahan lainnya seperti Bukit Surungan, Pasar Usang sebanyak (pelajar Diniyah Putri-red), Tanah Pak Lambiek, Koto Panjang, Balai-Balai, Ngalau dan lainnya, Guguk Malintang dan Kelurahan Gantiang.

Informasi lainnya yang diterima Spiritsumbar, dari data tersebut ada sejumlah petinggi ISI (Institut Seni Indonesia) Padang Panjang dan keluarga yang juga positif covid-19 antara lain Purek II, Purek III, dan Kepala Pusindok ISI. Jumlah klaster baru ISI mencapai 20 orang. Sementara sehari sebelumnya (20/11), diketahui Rektor ISI, Prof. DR Novesar Jamarun, juga positif covid-19, yang kini menjalani isolasi di di  dirawat di RS  Unand. Karna itu, untuk sementara  kampus ISI ditutup.

Berikut  data positif covid-19 Padang Panjang pada Sabtu (21/11).

  1. Wanita, 24 th, RT 10, Kel. Silaing Bawah.
  2. Wanita, 30 th, RT 06, Kel. Silaing Bawah
  3. Pria, 54 th, RT 06, Kel. Silaing Bawah.
  4. Wanita, 56 th, RT 06, Kel. Silaing Bawah
  5. Wanita, 22 th, RT 06, Kel. Silaing Bawah.
  6. Wanita, 26 th, RT 10, Kel. Silaing Bawah.
  7. Wanita, 14 th, Asrama Diniyyah Putri, Kel Pasar Usang.
  8. Wanita, 15 th, Asrama Diniyyah Putri, Kel Pasar Usang.
  9. Wanita, 15 th, Asrama Diniyyah Putri, Kel Pasar Usang.
  10. Wanita, 17 th, Asrama Diniyyah Putri, Kel Pasar Usang.
  11. Wanita,13 th, Asrama Diniyyah Putri, Kel Pasar Usang.
  12. Wanita, 20 th, RT 12, Kel. Ngalau.
  13. Wanita, 34 th, RT 8, Kel. Tanah Pak Lambik.
  14. Bayi, 16 Hari, RT 8, Kel. Tanah Pak Lambik.
  15. Pria, 62 th, RT 20, Kel. Balai-balai.
  16. Wanita,, 41 th, RT 13, Kel. Koto Panjang.
  17. Pria, 34 th, Bukik Kanduang, Kel. Ganting.
  18. Wanita, 53 th, RT 3, Kel. Guguk Malintang.
  19. Balita, 4 th, RT 2, Kel. Tanah Pak Lambik.
  20. Pria, 55 th, ISI
  21. Wanita, 38 th, RT.001, Kel. Bukit Surubgan.
  22. Pria, 58 th, RT 002, Kel. Tanah Pak Lambik.
  23. Pria, 45 th, RT 001, Kel. Bukit Surungan.
  24. Pria, 59 th, RT 014, Kel. Bukit Surungan.
  25. Pria, 52 th, RT 006, Kel. Koto Panjang.
  26. Wanita, 47 th, RT 006, Kel. Koto Panjang.
  27. Pria, 24 th, RT 006, Kel. Koto Panjang.
  28. Wanita, 25 th, RT 006, Kel. Koto Panjang
  29. Wanita, 49 th, RT 007, Kel. Guguk Malintang.
  30. Wanita, 39 th, RT 009, Kel. Guguk Malintang.
  31. Wanita, 42 th, RT 004, Kel. Ngalau.
  32. Pria, 37 th, RT 008, Kel. Bukit Surungan.
  33. Wanita, 36 th, RT 008, Kel. Bukit Surungan.
  34. Pria, 36 th, RT 004, Kel. Balai-balai.
  35. Wanita, 48 th, RT 10, Kel. Silaing Bawah.
  36. Anak-anak, 10 th, RT 10, Kel. Silaing Bawah.
  37. Anak-anak, 9 th, RT 10, Kel. Silaing Bawah.
  38. Pria, 54 th, RT 13, Kel. Silaing Bawah.

Sementara pasien sembuh hari ini (21/11) sebanyak 10 orang, dengan inisial, MA, ME, RUS, SYOF, SYAF, DAS, WIN, IA, DES, dan ZAI.

Dari pengamatan Spiritsumbar di Padang Panjang umumnya tingkat kesadaran warga dalam menerapkan protocol kesehatan masih rendah. Itu terlihat banyaknya pengunjung pasar, terminal, jalanan dan tempat-tempat umum lainnya, masyarakat  yang tidak menggunakan masker dan menjaga jarak.

Seperti diakui Wako Padang Panjang, Fadly Amran, kepada Spiritsumbar beberapa waktu lalu, itu bukan berarti tim penangganan covid-19 tidak bekerja, namun ada kalanya sebagian warga/pengunjung main kucing-kucingan dengan petugas. Walau begitu tim tetap melakukan sosialisasi, pengawasan dan memberi tindakan kepada para pelanggar Perda Sumbar nomor 6 tentang AKB Covid-19.

“Dari laporan yang saya terima, ada masyarakat yang main kucing-kucingan dengan petugas. Saat ada petugas, mereka patuh, begitu petugas jauh mereka ingkar. Padahal saya yakin jika masyarakat pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, olahraga, dan asupan gizi yang cukup, angka penularan covid-19 akan menurun” ujar Fadly, seraya menghimbau warganya agar benar benar menerapkan protocol Kesehatan. (Yetti Harni)

 

 

 

 

Tentang Yetti Harni

mm

Baca Juga

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin dalam kegiatan FGD dengan tema "Implementasi Peran dan Tugas DPD RI Dalam Rangka Pemantauan dan Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah" di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah

Mahyudin: DPD RI Punya Peran Strategis Dalam Pembentukan Hukum Pusat dan Daerah

SPIRITSUMBAR.COM, Kalimantan Tengah – Wakil Ketua DPD RI Mahyudin mengatakan DPD RI memiliki peran yang ...