Sabtu , 25 September 2021
Depan - Headline - Polsek Koto Agung Amankan Ratusan Liter Minuman Keras

Polsek Koto Agung Amankan Ratusan Liter Minuman Keras

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com,  Koto Agung
Maraknya peredaran minuman keras di tengah masyarakat jajaran Polsek Koto Agung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat yang dipimpin oleh langsung oleh Kapolsek Iptu Syafrinaldi, SH, di dampingi Kanit Reskrim Polsek Ipda Soewarno bersama anggotanya mengamankan minuman keras berbagi di wilayah hukum Polsek Koto Agung, Selasa (28/8/2018)

Kapolsek Koto Agung Iptu Syafrinaldi saat dihubungi membenarkan telah di amankan puluhan liter dan botol minuman keras berbagai tempat di di wilayah hukum Polsek Koto Agung.
Informasi ini berawal dari laporan masyarakat adanya pedagangan minuman keras di tengah masyarakat.

“Kemudian bertepatan dengan Operasi Pekat Singgalang tahun 2018, maka pada harini kami melakukan razia atau penertiban tehadap minuman keras yang berada di tengah masarayakat.
Dari hasil kegiatan tadi siang kita amankan berapa barang bukti minuman keras berbagai jenis,” ujarnya.

Menurutnya, barang yang diamankan tersebut, diantaranya, 16 botol minuman merek anggur merah cap orang tua, 14 botol minuman merk Whisky dan 2 botol Merek Mc Donald.

Kemudian 8 galon atau 240  liter minuman tradisional jenis tuak. “Untuk Barang Bukti kita aman ke Polsek Koto Agung sedangkan untuk pemiliknya hanya diberikan surat peringatan tahap pertama,” ujarnya.

Dalam Kegiatan Operasi Pekat Singgalang tahun 2018 ini menurutnya, juga melibatkan pemerintah nagari setempat. “Kami berharap kepada masyarakat jangan menjual minuman keras atau yang sejenisnya karena ini akan merusak kita semuanya khususnya generasi muda,” ujarnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat apa bila mengatahui ada perdagangan minuman keras serta pengguna pengedar narkotika hubungi pihak kepolisan terdekat,” tegas Kapolsek Koto Agung Iptu Syafrinaldi (eko)

 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PON XX Papua 2021, Kontingen Sumbar : Papua Sangat Kondusif

SPIRITSUMBAR.com, Papua – Kondisi empat kluster kota dan kabupaten pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX ...