Minggu , 26 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Polisi Dharmasraya Tangkap Pelaku 4 Kg Narkoba

Polisi Dharmasraya Tangkap Pelaku 4 Kg Narkoba

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Dharmasraya – Empat Kilogram narkotika jenis sabu ditemukan dalam jok sepeda motor jenis N Max di jalan Lintas Sumatera depan SPBU Gunung Medan Kecamtan Sitiung Kabupaten Dharmasraya, Sumatera barat oleh anggota Satuan lalu lintas polres Dharmasraya, sedang melaksanakan Commander Wish (pengaturan lalu lintas).

Karena pengendara kendaraan sepeda motor jenis N Max melanggar Peraturan lalu lintas,tidak memiliki SIM dan STNK, Sepeda motor tersebut diamankan anggota Satuan lalu lintas Polres Dharmasraya pada 31 Juli 2021.

Saat Pihak Polres Dharmasraya melakukan jumpa pers tentang penemuan barang bukti narkoba jenis sabu dengan jumlah 4 kilogram yang dihadiri oleh Ketua DPRD Dharmasraya Pariyanto, Bupati Dharmasraya diwakili Sekda H Adlisman Dandim 0310/SSD Letkol Inf Endik Hendra Sandi, Ketua DPRD Pariyanto, serta Forkopimda lainnya. Pada hari senin (23/08/2021)

Barang Bukti 4 kliogram sabu di lakukan pemusnahan.

Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono dalam jumpa pres mengatakan Anggota Polres Dharmasraya khusus anggota Satuan Lalu Lintas telah menemukan 4 Kilogram narkotika jenis sabu dalam jok sepeda motor jenis N Max nomor polisi BH 4512 FWE

Kronologis Singkat Kejadian, pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2021 lalu sekira pukul 07.00 Wib anggota Satlantas Polres Dharmasraya AIPDA Suharino Ersyad SH dan BRIPKA Teguh Yona Permana dan AIPDA sedang melaksanakan Commander Wish (pengaturan lalu lintas) di Jalan Lintas Sumatera depan SPBU Gunung Medan Kec. Sitiung Kab. Dharmasraya.

Pada saat tersebut melintas sepeda motor merk Yamaha N MAX dengan nopol terpasang BH 4512 FWE, langsung petugas Satlantas Polres Dharmasraya tersebut menghentikan kendaraan tersebut.

“Dilakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan kendaraan. Karena pengendara kendaraan tersebut tidak memiliki SIM dan STNK kemudian anggota kami tersebut melakukan seperti biasa, bagi pengendara kendaraan tidak memilki SIM dan STNK, kendaraannya diamankan di Polres Dharmasraya,” ujarnya.

Kemudian pengendara langsung meninggalkan petugas Satlantas Polres Dharmasraya. Kemudian anggota satlantas melanjutkan kegiatannya dan membawa Barang Bukti Sepeda Motor merk Yamaha N MAX dengan nopol terpasang BH 4512 FWE, tersebut ke Mapolres Dharmasraya untuk diamankan seperti biasa.

Pada malam hari, sekira pukull 20.00, pada Kamis malam tanggal 30 Juli 2021 lalu Saat itu anggota kami mendapat informasi. Dengan adanya satu unit kendaraan sepeda motor memiliki narkoba dengan jenis kendaraan dan nomor polisi yang sama.

Berdasarkan informasi tersebut anggota satlantas dan Satnorkoba Polres Dharmasraya dan Sat Narkoba Polres Sijunjung melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap kendaraan tersebut. Ternyata memang benar dalam jok kendaraan tersebut terdapat tas rensel yang berisikan 4 kilogram narkotika golongan 1 jenis Sabu.

“Dengan di temukan Barang Bukti tersebut anggota kami dari Sat Narkoba penyelidikan atas temuan narkoba tersebut. Kemudian dari hasil surat tilang tersebut, identitas pengendara mengaku berinisial RY yang beralamat kabupaten Muaro Bungo Jambi,” ujarnya.

Kemudian Satnarkoba Polres Dharmasraya, berkerja sama dengan anggota Satnarkoba Polres Bungo untuk mencari pelaku. Hingga saat ini pelaku atau pengendara Sepeda Motor merk Yamaha N MAX tersebut masih dalam pencarian

Sedangkan kendaraan Sepeda Motor merk Yamaha N MAX ini dari hasil rangka mesinnya berasal dari Kabupaten Bekasi Polda Metro Jaya. “Hingga saat ini masih kordinasi dengan Anggota Sat Polres Metro Bekasi,” ujarnya.

Hingga saat ini kasusnya masih dalam pengembangan. Pelaku atau pengendara Sepeda Motor merk Yamaha N MAX tersebut yang membawa 4 kilogaram sabu saat ini dalam setatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kasus narkoba Dan pada hari ini barang Bukti 4 Kilogram sabu kita musnakan,” tegas Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono (eko).

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...