Minggu , 29 November 2020
Beranda - Berita Pilihan - Polisi Amankan 3 Pelaku Pemerkosaan Pelajar di Sikabau

Polisi Amankan 3 Pelaku Pemerkosaan Pelajar di Sikabau

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Dharmasraya – Tiga orang pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap salah seorang pelajar di Kabupaten Dharmasraya Sumatara barat diamankan Anggota Unit Reskim Opsnal Polres Dharmasraya pada Rabu sore (28/10/2020)

Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.IK didampingi Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Suyanto saat dihubungi, membenarkan penangkapan tersebut.

Penangkapan 3 pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan salah seorang pelajar ini berdasarkan surat Laporan Polisi LP / 94 / K/ X / 2020 Polres, tanggal 19 oktober 2020 tentang Penbuatan cabul



Ketiga orang pelaku tersebut berinisial IR (22), SF (23) dan HG (25). “Kemudian kami juga mengamankan barang bukti pakaian korban saat terjadi peristiwa tersebut,” ujarnya.

Kronologis kejadian berawal ketika korban pulang bersama temannya. Sampai di Simpang IV Sikabau, korban bertemu sama saksi bernama Deri. Lalu korban diantar dengan sepeda motor. Sebelum sampai ke rumah korban dan saksi duduk duduk di tempat kejadian peristiwa di halaman SMA Sikabau. Datang pelaku dan mengancam saksi korban.

Kemudian salah seorang pelaku yang berinisial SFmelakukan pemaksaan terhadap korban dengan membuka pakaian dan menyetubuhi korban bergantian oleh pelaku lainnya. Begitu korban sampai di rumah, langsung melaporkan kepada orang tuanya. selanjutnya melaporkan ke Polres Dharmasraya.

Dengan adanya laporan tersebut tim Unit Reskim Opsnal Polres Dharmasraya,melakukan penyilidikan dan dalam kasus tersebut. “Kemudian ketiga orang pelaku tersebut dan barang bukti telah kita amankan dan kemudian kita lakukan pemeriksaan terhadap mereka,” ucap Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Suyanto.(eko)

Tip & Trik

loading…


 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin dalam kegiatan FGD dengan tema "Implementasi Peran dan Tugas DPD RI Dalam Rangka Pemantauan dan Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah" di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah

Mahyudin: DPD RI Punya Peran Strategis Dalam Pembentukan Hukum Pusat dan Daerah

SPIRITSUMBAR.COM, Kalimantan Tengah – Wakil Ketua DPD RI Mahyudin mengatakan DPD RI memiliki peran yang ...