Lalu, mengapa saya katakan salah kaprah? Baru-baru ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Adib Alfikri terang-terangan mengatakan bahwa aplikasi atau website pendaftaran PPDB Online Sumbar 2020 (ppdbsumbar2020.id) dibangun bukan melalui pihak ketiga atau vendor.
Kita patut mengapresiasi Adib Alfikri yang dengan bangganya menyebut bahwa sistem website tersebut dibangun oleh tim IT di instansi yang dipimpinnya itu. Adib juga menyebut, tim IT mereka juga sudah memiliki skill yang mumpuni dalam membangun sistem PPDB online. Bahkan, resource-nya itu disebut telah menciptakan berbagai aplikasi.
Tapi tampaknya ini bukan waktu yang tepat untuk “mencoba-coba”. Peristiwa ini seakan-akan ada unsur percobaan, meskipun Adib dengan tegas menyebut bahwa pembangunan sistem web PPDB ini tidak ada sedikitpun unsur uji coba. Memang, jika tim IT dari Dinas Pendidikan berhasil membangun sistem ini, menjadi suatu kebanggaan bagi Dinas Pendidikan Sumbar, kita bangga bisa mengembangkan dan membangun sistem tersebut hanya dengan menghandalkan resource atau tim IT yang ada di internal Dinas Pendidikan.